Inilah Manfaat Menyusui Bagi Ibu dan Bayi, Kurangi Sindrom Bayi Meninggal Mendadak

Pemberian ASI (Air Susu Ibu) eksklusif nyatanya mampu menurunkan berbagai risiko penyakit baik bagi si buah hati maupun sang ibu.

Editor: Bejoroy
momamore.wordpress.com
Ilustrasi - Pemberian ASI (Air Susu Ibu) eksklusif nyatanya mampu menurunkan berbagai risiko penyakit baik bagi si buah hati maupun sang ibu. 

SRIPOKU.COM - Menyusui tidak hanya bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi, namun juga sang ibu.

Pemberian ASI (Air Susu Ibu) eksklusif nyatanya mampu menurunkan berbagai risiko penyakit baik bagi si buah hati maupun sang ibu.

Tidak jarang para ibu harus berjuang demi menjaga asupan ASI untuk anaknya agar tetap terpenuhi.

Saat menyusui, seorang ibu juga akan merakasan risiko puting yang retak hingga berdarah.

Bayi Masih Menyusui Sering Kentut Itu Normalkah? Berikut Penjelasannya

Kisah Halimah As Sadiyah, Saksikan Banyak Keajaiban dan Keberkahan Setelah Menyusui Rasulullah

Namun di balik perjuangan seorang ibu saat menyusui, ada berbagai manfaat yang akan diperolehnya beserta si buah hati.

Berikut ini TribunStyle.com merangkum berbagai manfaat menyusui bagi ibu dan anak yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. Menurunkan Risiko Berbagai Penyakit Mematikan
Memberikan ASI eksklusif untuk bayi, akan menurunkan risiko terkena penyakit mematikan seperti kanker dan diabetes bagi ibu.

"ASI akan menurunkan angka risiko kanker payudara, kanker ovarium, berdasarkan penelitian," ungkap Ketua Pembina Sentra Laktasi Indonesia dokter Utami Roesli seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Bahkan menurut penelitian, seorang ibu yang menyusui juga akan terhindar dari risiko menderita diabetes tipe 2, penyakit jantung hingga hipertensi.

2. Bisa Jadi Alternatif Diet
Ibu menyusui juga tidak perlu repot-repot untuk melakukan diet setelah melahirkan.

Hanya dengan menyusui, berat badan seorang ibu akan turun menjadi normal kembali secara perlahan.

"Enggak usah pilates, sedot lemak, cukup menyusui saja," jelas Utami kepada Kompas.com.

2. Menyusui Dapat Menjadi Kontrasepsi Alami
Dilansir dari theasianparent.com, memberikan ASI eksklusif kepada bayi dapat berfungsi sebagai kontrasepsi alami bagi ibu.

Saat menyusui, hormon yang berperan dalam produksi ASI akan mengurangi kadar hormon yang berfungsi pada proses ovulasi.

Ovulasi adalah proses pembuahan sel telur yang telah matang yang dikeluarkan dari ovarioum ke tuba falopi.

3. Menyusui Mengurangi Risiko Sindrom Bayi Mati Mendadak
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 menyebutkan tentang kaitan antara proses menyusui ibu kepada bayinya.

Hasil penelitian ini, ternyata aktifitas menyusui dapat mengurangi risiko bayi terkena sindrom bayi mati mendadak atau SIDS sebanyak 50% seperti yang dikutip dari id.theasianparent.com.

4. ASI adalah Sumber Nutrisi yang Aman Bagi Bayi
Dikutip id.theasianparent.com dari news.bbc.co.uk, zat besi di dalam ASI mengandung protein laktoferin yang membuatnya hanya dapat dikonsumsi oleh bagian tubuh bayi yang membutuhkan.

Merujuk pada kasus keracunan 53 ribu bayi di China karena susu formula, hal itu terjadi karena zat besi dari susu formula itu terserap bebas di dalam usus bayi karena tidak mengandung protein laktoferin.

Kandungan nutrisi pada ASI juga akan terus berganti-ganti sesuai dengan kebutuhan bayi, hal ini jugalah yang tidak dapat digantikan oleh susu formula.

5. Mempererat Ikatan antara Ibu dan Bayinya
Aktifitas menyusui akan membawa ketenangan dan rasa nyaman bagi bayi.

Ikatan batin antara ibu dan bayinya juga akan lebih kuat dengan menyusui.

Kesehatan mental sang ibu pun akan lebih baik karena membuatnya akan lebih tenang, tidak mudah marah ataupun gelisah.  (TribunStyle/Vega Dhini Lestari)

Penulis: Vega Dhini Lestari
Sumber: TribunStyle.com

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://style.tribunnews.com/ dengan Judul:
Manfaat Menyusui Bagi Ibu & Bayi, Kurangi Sindrom Bayi Mati Mendadak hingga untuk Kontrasepsi Alami

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved