Berita Muara Enim

Erpan Sempat Lambaikan Tangan, Sebelum Tenggelam Di Sungai Lematang

Erlan sedang asyik mandi disungai lematang desa Kuripan Selatan bersama beberapa teman seusianya tewas diduga tenggelam di Sungai lematang Desa kuripa

Erpan Sempat Lambaikan Tangan, Sebelum Tenggelam Di Sungai Lematang
istimewa
Istimewa Warga mengevakuasi Erpan (10 tahun), bocah yang tewas tenggelam di Sungai Lematang Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muaraenim. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM-Malang nasib menimpah, Erpan bin Erlan (10) warga Kp. II Desa Muara Niru kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muaraenim ini tewas diduga tenggelam di Sungai lematang Desa kuripan selatan Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupate Muaraenim.

Berdasarkan informasi yang berhasil Tribunsumsel.com himpun di lapangan, Rabu, (21/8/2019) Kejadian tersebut berawal ketika korban Erpan bin Erlan sedang asyik mandi disungai lematang desa Kuripan Selatan bersama beberapa teman seusianya.

Kemudian korban yang diketahui belum bisa berenang mencoba kearah bagian tengah sungai Lematang ,tidak lama kemudian salah satu warga setempat yakni Iwan Guntoro melihat bahwa ada lambaian tangan seseorang yang meminta bantuan dari bagian tengah sungai lematang yang diduga lambaian tangan orang tenggelam.

Lalu warga yang sedang menonton lomba Bidar langsung mengarah kesungai Lematang dan mencari korban yang tenggelam.

Setelah sekitar 30 menit dilakukan pencarian,akhirnya pencarian pun membuahkan hasil, korbanpun ditemukan oleh salah satu warga yakni Usuf bin Ahmad Mardian dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri.

Korbanpun langsung dibawah kerumah korban di desa Muara Niru kecamatan Empat Petulai Dangku dan di periksa oleh Bidan desa Muara Niru kecamatan Empat Petulai Dangku yakni Yusnita Am.Keb, dari hasil pemeriksaan korban dinyatakan sudah meninggal dunia diduga akibat lemas karena sudah banyak air yang masuk ke pernapasan dari mulut dan hidungnya.

Video: Rahmadi Warga PALI 3 Tahun Dikurung Dalam Bak Kandang Kambing, Tak Diterima Ortu Kandung

Icen Gunakan Alat Setrum untuk Tangkap Buaya Senyulong yang Masuk Saluran Irigasi

Viral Anggota DPRD Muratara Ingin Pindahkan Satu Kecamatan, Begini Alasan Sebenarnya

Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Rambang Dangku, AKP Apriyansah membenarkan adanya peristiwa tersebut.

" Korban diduga tewas karena tidak bisa berenang, dan saat ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga," katanya.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved