Dari Makanan Jadul Hingga Kekinian Dihadirkan di Festival Kuliner dan Telok Abang 2019

Bagi pecinta kuliner jangan lupa untuk mampir ke Festival Kuliner dan Telok Abang tahun, yang diprakarsai oleh Himpunan Putra-Putri Angkatan Darat

Dari Makanan Jadul Hingga Kekinian Dihadirkan di Festival Kuliner dan Telok Abang 2019
SRIPOKU.COM/rahma
beraneka ragam jenis makanan dan minuman lawas khas Palembang seperti celimpungan, Tagor, burgo sampai yang kekinian pun dijajakan selama festival ini digelar 14-18 Agustus 2019 di halaman kantor Hipakad Sumsel Jalan Sekanak (Samping Balai Prajurit), Palembang seperti telur gulung, seblak dan maish banyak lagi. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bagi pecinta kuliner jangan lupa untuk mampir ke Festival Kuliner dan Telok Abang tahun, yang diprakarsai oleh Himpunan Putra-Putri Angkatan Darat (Himpakad) Sumatera Selatan.

Pasalnya, beraneka ragam jenis makanan dan minuman lawas khas Palembang seperti celimpungan, Tagor, burgo sampai yang kekinian pun dijajakan selama festival ini digelar 14-18 Agustus 2019 di halaman kantor Hipakad Sumsel Jalan Sekanak (Samping Balai Prajurit), Palembang seperti telur gulung, seblak dan maish banyak lagi.

Usai membuka Festival Kuliner dan Telok Abang, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan, suatu kebanggaan bisa hadir dikegiatan ini. Sebab festival yang digelar menjadi kontribusi nyata bentuk perhatian bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) di Sumsel dari Kamar Dagang (Kadin).

Lalu, Ada sisi lain yang membuatnya bangga, bukan karena dinilai tampilannya tapi upaya untuk mempertahankan aneka ragam kuliner dari leluhur yang ia apresiasi. Terlebih, saat ini ancaman makanan tradisional bukan datang dari dalam provinsi namun juga dari luar negeri.

"Jika tidak ditindak lanjuti tentu bisa saja anak cucu kita tidak kenal dengan makanan lezat khas provinsi kita. Padahal, bukan hanya kenal pempek tapi saya harap mereka juga mengetahui makanan lainnya seperti celimpungan dll. Jangan sampai ini terlupakan," ungkapnya.

Pemprov berharap setelah kegiatan festival kuliner digelar, ada tindak lanjut untuk menginventarisir dan membina para pelaku UKM. "Saya ingin bukan hanya seremoni namun ada pelatihan atau seminar yang diberikan pada mereka, karena selama ini sebenarnya banyak kendala yang mereka hadapi terutama permodalan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua HIPAKAD DPD Sumsel Ferdi Aligafur, mengatakan HIPAKAD DPD Sumsel berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel pada Festival Kuliner dan Telok Abang

Festival Kuliner dan Telok Abang ini diadakan untuk memeriahkan HUT RI ke 74 sekaligus untuk mengaungkan kembali budaya tahunan Palembang yaitu telok abang.

"Telok abang sudah jadi budaya kita. Tapi saat ini gaungnya terlihat berkurang. Untuk itu kita ingin mengaungkan kembali dengan mengadakan Festival Kuliner dan Telok Abang," ungkapnya

Ditambahkan, Ketua Pelaksana Daniel mengatakan, dengan adanya kegiatan ini harapanya bisa mengangkat kembali budaya telok abang. Sehingga masyarakat akan semakin cinta dan mengenal telok abang.

"Di Festival Kuliner dan Telok Abang akan ada berbagai kegiatan, selain ada kuliner makanan tradisional seperti pempek, laksan, ragit, celimpungan dan lain-lain juga akan dihadirkan stand-stand telok abang," ujarnya.(cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved