Berita PALI

Bersilaturahmi di Hari Raya Idul Adha, Rumah Maruli di Talang Ubi Kabupaten PALI Hangus Terbakar

Maruli beserta istri dan seorang anaknya harus kehilangan rumah semi permanen miliknya lantaran diamuk si jago merah, sehingga rata dengan tanah.

Bersilaturahmi di Hari Raya Idul Adha, Rumah Maruli di Talang Ubi Kabupaten PALI Hangus Terbakar
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Rumah milik Maruli warga Rejosari Rt 26 Rw 06 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI hangus terbakar saat ditinggal pemiliknya silahturahmi kerumah kerabat di momen Idul Adha. 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALI -- Apes dialami Maruli Panjaitan (26) warga Rejosari Rt 26 Rw 06 Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir).

Pasalnya saat umat islam sedang merayakan Hari Raya Idul Adha atau hari Raya kurban, Maruli beserta istri dan seorang anaknya harus kehilangan rumah semi permanen miliknya lantaran diamuk si jago merah, sehingga rata dengan tanah.

Informasi dihimpun, rumah semi permanen milik Maruli terbakar sekira pukul 01.00 WIB saat penghuninya tidak ada di rumah lantaran sedang silahturahmi kerumah kerabatnya.

Api pertama kali muncul dari ruang utama dan diduga akibat arus pendek listrik.

"Kami tidak tau karena kami sedang sanjo (silahturahmi) tempat keluarga. Tau-tau rumah kami sudah hangus terbakar," ungkap korban Maruli, Minggu (11/8/2019).

Dirinya tidak sempat berbuat banyak saat menyaksikan rumah miliknya rata dengan tanah.

"Kami tidak sempat menyelamatkan satu pun barang yang ada di rumah. Semuanya hangus," Jelas Maruli yang tak kuasa meneteskan air mata.

Open House Idul Adha di Griya Agung Palembang, Herman Deru Sajikan Menu Arabian Kambing Guling

Polsek Mesuji Amankan Tersangka Pungli di Jalan Lintas Timur Sumatera di Desa Pematang Panggang OKI

Bupati OKU H Kuryana Azis dan Unsur Muspida Melaksanakan Solat Idul Adha di Taman Kota Baturaja

Sementara itu, Jaelani Ketua RT setempat, berkata bahwa saat kejadian, penghuni rumah sedang bersilaturahmi ke rumah kerabatnya, karena hari momen lebaran haji.

Melihat api muncul, warga berhamburan berupaya memadamkan api, Namun karena alat manual, api cepat menjalar ke seluruh ruangan.

Menurut Jaelani, bahwa api cepat menjalar karena bangunan rumah korban terbuat dari kayu.

"Diduga dari arus pendek, karena api terlihat pertama kali dari arah kamar, yang terlihat anak kecil tetangga korban yang langsung berteriak memanggil ayahnya bahwa ada api di rumah Maruli," jelas Jaelani.

Sementara itu, Junaidi Anuar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI melaporkan bahwa pihaknya begitu mendapat informasi adanya kebakaran rumah langsung menghubungi Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (DPBK).

"Damkar langsung meluncur ke lapangan, namun rumah korban tidak bisa diselamatkan. Karena angin cukup kencang dan kondisi saat ini puncak kemarau," terang Junaidi.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved