Harga Emas Dunia

Tutup Akhir Pekan, Harga Emas Dunia Alami Penurunan

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat (9/8/201) waktu setempat (Sabtu

Tutup Akhir Pekan, Harga Emas Dunia Alami Penurunan
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, CHICAGO - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat (9/8/201) waktu setempat (Sabtu pagi WIB).

Penurunan ini mengakhiri kenaikan tajam pekan ini di tengah menguatnya permintaan terhadap aset-aset safe haven karena ketegangan perdagangan AS-China dan penurunan suku bunga oleh beberapa bank sentral.

Seiring Anjloknya Bursa Saham AS, Harga Emas Dunia Kembali Naik

Harga Emas Dunia Melaju

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 1 dollar AS atau 0,07 persen, menjadi 1.508,50 dollar AS per ounce.

Harga emas berjangka untuk penyerahan Desember melonjak 51 dollar AS atau 3,5 persen dalam sepekan, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan 10 persen pada sisa impor barang-barang China senilai 300 miliar dollar AS.

Dalam perkembangan yang tidak terduga, bank-bank sentral di Selandia Baru, India dan Thailand semuanya mengumumkan pemotongan suku bunga utama minggu ini, memperburuk kekhawatiran atas prospek ekonomi.

"Harga emas turun pada Kamis (8/8/2019) dan Jumat (9/8/2019) di tengah aksi ambil untung dan beberapa pemulihan pasar ekuitas AS," kata pengamat pasar.

Namun emas batangan masih bertahan di atas 1.500 dollar AS per ounce.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun tipis 0,5 sen atau 0,03 persen menjadi 16,931 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 3,70 dollar AS atau 0,43 persen, ke posisi 863,80 dollar AS per ounce.

Sumber: Antara

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://money.kompas.com/ dengan Judul:
Tutup Pekan, Harga Emas Dunia Alami Penurunan

Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved