Sejarah Idul Adha, Beserta Niat sholat Lengkap Bahasa Arab dan Indonesia

Sejarah Adanya Idul Adha, Beserta Niat sholat Idul Adha Dengan Bahasa Arab dan Indonesia

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Shafira Rianiesti Noor
SRIPOKU.COM/
Niat Sholat Idul Adha Lengkap dalam Arab & Indonesia, Serta 6 Amalan Sunnah yang Dianjurkan 

Sejarah Adanya Idul Adha, Beserta Niat sholat Idul Adha Dengan Bahasa Arab dan Indonesia

SRIPOKU.COM - Umat muslim di dunia sebentar lagi akan merayakan Idul Adha.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan keputusan Pemerintah Indonesia, Idul Adha tahun ini akan jatuh pada 11 Agustus 2019.

Idul Adha jatuh pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah (Kalender Islam).

5 Amalan yang Dianjurkan di Hari Arafah Diantaranya Dapat Menghapus Dosa Dua Tahun, Yuk Amalkan!

13 Fitur Canggih WhatsApp yang Berguna Tapi Jarang Dimanfaatkan, Ada yang Bisa Hack Lokasi Pasangan

Perlawanan Marshandi Si Driver Grab Bikin Perampok yang Nyamar Penumpangnya Kabur

Di Hari Raya Idul Adha ada dua kegiatan yang sangat menjadi ciri khas pada hari raya tersebut.

Bagi umat muslim yang tengah menjalankan ibadah haji, pada 10 Dzulhijjah, para umat muslim akan menunaikan haji yang utama, yaitu Wukuf.

Wukuf sendiri dapat diartikan sebagai proses mengistirahatkan diri untuk mengoptimalkan kembali fungsi rohani dan jasmani.

Wukuf adalah puncak utama dari Ibadah Haji.

Jemaah Haji Sedang Melakukan Wukuf Di Padang Arafah
Jemaah Haji Sedang Melakukan Wukuf Di Padang Arafah (Tribunnews.com)

Selain itu di Hari Raya Idul Adha, atau sering di sebut juga sebagai hari raya kurban ini, Umat muslim juga melakukan penyembelihan hewan kurban untuk dibagikan kepada sesama dan berhak menerimanya.

Hewan yang bisa dikurbankan antaranya, Kambi, Domba, Sapi, dan Unta.

Sejarah Berkurban di Idul Adha

Kisah atau sejarah qurban berawal dari persitiwa Nabi Ibrahim yang akan menyembelih putranya Nabi Ismail.

Kemudian disyiarkan oleh Nabi terkahir Muhammad SAW yang menganjurkan umat Islam untuk menyembelih qurban di hari raya Haji atau Idul Adha.

Diceritkan bahwa Nabi Ibrahim dan Istrinya Siti Hajar telah lama menantikan kehadirannya seorang anak dalam kehidupan pernikahannya.

Berpuluh tahun berlalu akhirnya Allah SWT, memberikan mereka Anak yaitu Nabi Ismail.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved