Berita Palembang

Data tidak Valid, Ribuan Peserta KIS di Palembang Dinonaktifkan

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 16.917 orang BPJS KIS Penerima bantuan Iuran (PBI) di Kota Palembang.

Tayang:
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: pairat
DOK SRIPOKU.COM
Kartu Indonesia Sehat BPJS Kesehatan 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 16.917 orang Penerima bantuan Iuran (PBI) di Kota Palembang. Karena data tersebut banyak ditemukan tidak valid.

Namun untuk mengantisipasi jika ada warga yang termasuk dalam penonaktifan tersebut, Dinas Sosial Kota Palembang akan membantu dalam proses pengaktifan kembali serta memberikan layanan kesehatan yang memerlukan akan dirujuk ke RSUD Bari.

Kepala Bidang (Kabid) Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Palembang Azhari, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembukaan posko jika ada warga di Palembang BPJS KIS yang terkena dampak penonaktifan.

Namun pihaknya belum menerima adanya keluhan dari warga pasca kebijakan penonaktifan kartu KIS BPJS kesehatan.

Dahsyatnya Adzan Bagi Seorang Muadzin, Diantaranya yaitu Didoakan Ampunan Oleh Rasulullah SAW

Kerap Jadi Jalur Narkoba, Pangkoarmada 1 Bakal Tambah Kapal Patroli Lanal Palembang

"Belum ada warga yang datang ke kantor kita melaporkan adanya penonaktifan," kata Azhari, Kamis (8/8/2019) saat dihubungi.

Azhari mengatakan, jika memang ada warga yang terkena imbas dari penonaktifan kartu KIS ini untuk segera melaporkan ke kantor Dinas Sosial Kota Palembang.

"Penonaktifan kartu Penerima Biaya Iuran BPJS KIS penonaktifan peserta PBI oleh Kemensos ini lantaran data peserta yang tidak valid baik NIK maupun data yang tercatat di Kemensos" kata dia.

Ia menjelaskan, jika data penerima PBI tersebut pendataan warga Penerima manfaat tersebut didata sejak tahun 2015.

"Bukan BPJS mandiri ya tapi PBI," kata dia.

Ia mengakui, hampir satu pekan posko pengaduan di buka belum ada satupun masyarakat Penerima Biaya Iuran KIS dari Kemenpora yang mengadu.

"Kami imbau masyarakat untuk mendatangi puskesmas terdekat untuk memeriksakan kartu mereka aktif atau tidak jika sudah tahu maka bisa dibantu pengaktifan kembali dengan memberi data terbaru," singkatnya.

Jika Anda Sudah Melihat Binatang Ini, Artinya Kiamat sudah Hitungan Jari, Lihat Tanda-tandanya

Reaksi Aneh Wirahadi atas Pernyataan manajemen Sriwijaya FC yang Merekrutnya

17 Agustus Tinggal Hitungan Hari, Berikut 10 Fakta di Balik Hari Kemerdekaan RI, Wajib Diketahui!

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved