Berita Palembang

Pengusaha Kuliner Pempek dan Rumah Makan Blak-blakan Soal Pemasangan Mesin e Tax Pemantau Transaksi

Pengusaha kuliner pempek yang tempat usahanya di pasang alat perekam transaksi atau e tax blak blakan terhadap omzet penjualan.

Pengusaha Kuliner Pempek dan Rumah Makan Blak-blakan Soal Pemasangan Mesin e Tax Pemantau Transaksi
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Pegawai Pempek Cek Tasya di Kemuning Palembang menggunakan mesin e tax, pemantau transaksi saat melayani konsumen. Pengusaha kuliner pempek ini mengaku tidak pengaruh dengan adanya mesin e tax. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pengusaha kuliner pempek yang tempat usahanya di pasang alat perekam transaksi atau e tax blak blakan terhadap omzet penjualan mereka tiap hari pasca dipasang alat tersebut.

Salah satu pengusaha kuliner pempek Cek Tasya di Jalan Pipa Reja Kemuning, Ahmad Fikri mengatakan, adanya pemasangan e tax di tempat usahanya menyebabkan dirinya bisa mengetahui pendapatan ril setiap harinya.

Ayah enam anak ini memiliki delapan cabang pempek ini meraup penghasilan sebesar Rp 30 juta tiap harinya untuk satu tempat.

"Kalau saya menyambutnya dengan senang hati, karena ini amanat undang-undang. Adanya e tax saya jadi tau pendapatan yang sebenarnya," kata Fikri, Selasa (7/8) saat ditemui di Pipa Reja Kemuning Palembang.

Fikri mengatakan, adanya pemasangan e tax ini tidak ada pengaruh terhadap omzet penjualan tempat usahanya.

Justru adanya alat ini menyakinkan pihaknya bahwa pajak yang pihaknya bayarkan benar benar sampai ke kas daerah Kota Palembang.

"Selama ini bayar pajak berdasarkan perkiraan saja hanya Rp 500 ribu tiap bulannya," kata dia.

Menurut dia, walau adanya peningkatan pembayaran pajak namun pihaknya tak khawatir. Sebab pembayaran pajak sesuai dengan pendapatan mereka.

"Adanya program e tax ini kami tidak perlu lagi khawatir terhadap oknum oknum yang mengatasnamakan pegawai pajak," kata dia.

Manager RM Pagi Sore Basuki Rahmat, Kgs Najib, membantah adanya penurunan omzet penjualan usahanya  pasca pemasangan e tax.

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved