Detik-Detik Bagaimana Prada DP Lakukan Mutilasi Mayat Vera Oktaria, Gergaji Sempat Patah

Detik-Detik Bagaimana Prada DP Lakukan Mutilasi Mayat Vera Oktaria, Gergaji Sempat Patah

Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Prada DP yang merupakan tersangka pembunuhan kasir Vera Oktaria pada Jumat (10/5/2019) menjalani rekonstruksi pembunuhan di Penginapan Sahabat Mulia Nomor 06 alamat Jln. PT. Hindoli Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba, Rabu (2/7/2019) 

Detik-Detik Bagaimana Prada DP Lakukan Mutilasi Mayat Vera Oktaria, Gergaji Sempat Patah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Usai melakukan pembunuhan terhadap kekasihnya Vera Oktaria, Prada DP terlihat kebingungan, bagaimana menghilang jejak.

Maka itu tepatnya pada 8 Mei 2019, pagi usai menghabisi Vera Oktaria di kamar Penginapan Sahabat Mulia Sungai Lilin Prada DP terlihat panik.

Terungkap dalam persidangan itu, Prada DP pada Pukul 06.00, Prada DP kemudian berpakaian dan keluar dari kamar dan menuju teras belakang penginapan tersebut.

Terlihat pula bahwa Prada DP mondar-madir, lalu masuk ke gudang yang tak ada orang di sana.

Di dalam gudang tersebut, Prada DP kemudian sebuah gergaji besi bekas yang tidak bergagang.

Dengan cepat Prada DP lalu mengambil gergaji itu dan membawa ke kamarnya lagi.

Dia kemudian nekat memotong mayat Vera Okataria di dalam toilet kamar yang dia tempati.

"Di dalam kamar terdakwa melepas pakaiannya dan hanya menggunakan celana dalam dan selanjutnya mambawa masuk mayat Vera ke dalam kamar mandi," kata Oditur.

Selanjutnya, tanpa membuang waktu, Prada DP lalu membawa tubuh tak bernyawa Vera Oktira di samping kloset.

"Terdakwa lalu memotong siku tangan kanan korban dengan gergaji yang diambilnya dari gudang. Sebelum tangan korban putus, gergaji yang digunakan patah," kata Oditur.

Usai melakukan mutilasi itulah, Lantas Prada DP masih kebingungan dan bagaimana melenyapkan mayat Vera Oktaria yang sudah dimutilasi tersebut.

Selanjutnya, pada Pukul 08.00, Prada DP lalu keluar kamar dengan membawa patahan gergaji besi dibungkus pakaian dengan tas ransel.

Dengan mengendarai sepeda motor milik Vera, Prada DP lalu pergi ke Jembatan Sungai Lilin. Di sanalah Prada DP lalu membuang pakaian dan gergaji besi itu.

Temui Dodi

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved