Begini Akibatnya Jika Masih Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi Bahan Bakar, Awas Bahaya Ini

Ini bahaya yang mengintai pemilik kendaraan jika menggoyangkan kendaraan saat mengisi bahan bakar.

Penulis: Ayu Vinesya | Editor: Fadhila Rahma
Saft7
Isi bensin sepeda motor. 

Bahan bakar akan mengalir memenuhi wadah tempat penampungnya.

Sehingga digoyang ataupun tidak, pengisian akan tetap berjalan dengan normal.

Manyun Karena Disinggung Perubahan Tubuhnya, Syahrini Akhirnya Buka Suara Perihal Kehamilannya

UPDATE Bentrok di Empatlawang, Provokator Penyerangan Polisi Diamankan Dua Polisi Alami Luka Tembak

Ibrahimovic: Manchester United Konyol Kalau Tak Segera Jual Pogba

Selain tak mempengaruhi apapun, ternyata cara unik ini juga dapat mendatangkan malapetaka.

Dengan menggoyangkan kendaraan justru akan memicu kebakaran.

Kebakaran SPBU
Kebakaran SPBU (tribunnews)

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab syarat terjadinya kebakaran ada tiga, yaitu bahan bakar, oksigen, dan titik bakar atau panas.

“Ketika beli bensin di pom bensin, sebenarnya ketiga unsur itu ada di sekitar kita, bahan bakar udah jelas namanya juga di pom bensin, ada oksigen karena kan di luar ya, jadi dua unsur utamanya ada. Nah, unsur ketiganya adalah panas, percikan atau api atau pemantik, itu yang menjadi bahaya,” jelas Arya.

Dikabarkan Berkencan dengan Kwon Nara, Begini Reaksi Agensi Lee Jong Suk Terhadap Hubungan Keduanya

Kisah Ojek Online Terima Order Fiktif, Dapat Orderan 14 Kopi Tapi yang Ditemui Hanya Rumah Kosong

Rayakan 12 Tahun Kisah Cinta, Intip Potret Bahagia Chelsea Olivia di Hari Ulang Tahunnya yang Ke-27

Apabila terus digoyangkan maka akan membuat cairan keluar ke sekitar tangki kendaraan.

Jika keluar dan mengenai tangki yang menyimpan energi panas, maka api akan muncul dan menjalar dengan cepat.

Ilustrasi api
Ilustrasi api (tribunnews)

“Apa sih yang paling logis, biasanya itu di busi. Yang dikhawatirkan pas menggoyang-goyangkan motornya bensin tumpah ke bawah terus businya ngeluarin api,” kata Arya.

Imbauan ini pun dilakukan agar para pemilik kendaraan berhenti untuk mengurangi kerugian yang tidak hanya berdampak kepada dirinya, namun juga kepada orang di sekitarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved