Berita Palembang

Alquran Terjemahan dalam Bahasa Palembang Bakal Rampung Oktober 2019

Keinginan untuk dapat menerjemahkan Al-Quran dengan menggunakan bahasa asli Palembang akhirnya akan terwujud.

Tayang:
Penulis: Rahmaliyah | Editor: pairat
sripoku.com/anton
Ilustrasi alquran 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Keinginan untuk dapat menerjemahkan Al-Quran dengan menggunakan bahasa asli Palembang akhirnya akan terwujud.

Pada Oktober nanti direncanakan semua proses penerjemahan akan rampung Setelah sebelumnya proses penerjemahan Alquran berbahasa Palembang ini harus memakan waktu selama dua tahun mulai dari 2018-2019.

Butuh waktu lama dalam proses penerjemahan bukan tanpa alasan, pasalnya perlu unsur kehati-hatian baik menerjemahkan makna atau arti dari bahasa Arab ke Indonesia dan Indonesia ke Palembang halus.

Ketua Tim Penyusun Penerjemahan Alquran dalam bahasa Palembang, Dr Alfi Julizun Azwar, menjelaskan, oleh karenanya sebelum proses pencetakan tim dari Puslitbang dan pihak yang mengerti soal tafsir akan mengecek keabsahan serta validasi terjemahan secara menyeluruh.

"Sekarang prosesnya tahap draf akhir Kemudian setelah validasi baru akan disahkan oleh tim di Jakarta," jelasnya, Senin (29/7/2019).

Meskipun diiringi dengan pro kontra namun, Penggunaan bahasa Palembang halus dalam penerjemahan Alquran, kata Alfi, ditujukan sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan bahasa Palembang halus agar tak punah dan juga syiar agama.

Tim penyusun Alquran Dengan Terjemahan Bahasa Palembang saat menjelaskan tahapan proses pembuatan
Tim penyusun Alquran Dengan Terjemahan Bahasa Palembang saat menjelaskan tahapan proses pembuatan (SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH)

LINK LIVE STREAMING SCTV Timnas U-15 Indonesia vs Singapura: Garuda Muda Menuju Puncak Klasemen

BREAKING NEWS : Rumah Bengkel Sepeda Motor di Gandus Palembang Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

"Untuk mudah dimengerti nantinya bisa dicetak, dua sampai tiga bahasa, Arab-Palembang, atau Arab, Indonesia, dan Palembang,"jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru, melalui Staf ahli Gubernur bidang SDM dan pemasyarakatan, Reza Fahlevi mengungkapkan hadirnya terjemahan berbahasa Palembang akan menjadi satu hal yang positif, sebab akan lebih mudah dekat dengan masyarakat.

"Pak Gubernur mendukung penuh pembuatan Alquran karena ini upaya melestarikan bahasa Palembang. Selain itu, melalui muatan lokal Bahasa Palembang dapat menjadi pelajaran bahasa wajib di sekolah," jelasnya.

Alquran berbahasa Palembang ini rencananya akan dicetak terbatas hanya 500 eksemplar secara nasional. Alquran terjemahan Bahasa Palembang menjadi pelengkap 20 terjemahan Alquran ke bahasa daerah.

"Alquran terjemahan Bahasa Palembang menjadi pelengkap 20 terjemahan Alquran ke bahasa daerah," ujar Kepala Puslitbang Lektur Keagamaan Kemenag RI, Dr Muhammad Zain

Sebelumnya, keinginan menerjemahkan Alquran ke Bahasa Palembang dicetuskan oleh mantan Rektor UIN Raden Fatah, sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Prof KH Aflatun Muchtar ketika berkunjung ke Gorontolo pada tahun 2012 lalu.

Dalam prosesnya, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggandeng Puslitbang Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang Diklat Kementerian Agama RI, ulama dan budayawan Palembang.

Lafaz atau Bacaan Takbiran Idul Adha dalam Bahasa Arab dan Latin Lengkap dengan Videonya

Perkenalkan Sepatu Daur Ulang Plastik, Menteri Susi Pudjiastuti Tuai Pujian, Berminat?

Kisah Presenter Ini Pilu, Cerai Gegara Suami Nikahi Sahabat yang Jadi Pagar Ayu Pernikahannya Dulu

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved