Minimalisir Narkoba ,Polres Pagaralam Tes Urine Puluhan Penyelenggara dan Pengisi Acara Event Musik

Guna meminimalisir peredaran narkoba, Polres Kota Pagaralam bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pagaralam melakukan giat tes urine.

Minimalisir Narkoba ,Polres Pagaralam Tes Urine Puluhan Penyelenggara dan Pengisi Acara Event Musik
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
TES URINE : Pihak Polres Pagaralam dan BNNK Pagaralam saat melukan tes urine kepada panitia musik di Pagaralam, Sabtu (27/7/2019) malam. 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

Polres Tes Urine Puluhan Penyelenggara Event Musik di Pagaralam

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Guna meminimalisir peredaran narkoba, Polres Kota Pagaralam bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pagaralam melakukan giat tes urine.

Namun kali ini cukup menarik perhatian masyarakat, pasalnya bukan lingkungan perkantoran atau lingkungan masyarakat, melainkan tes urine langsung menyasar ke penyelenggara dan pengisi acara live musik yang digelar salah satu merk rokok yang dipusatkan di Alun-alun utara, Kecamatan Pagaralam Utara, Sabtu malam (27/7/2019).

Kepala BNNK Pagaralam Andi Kurniawan saat dikonfirmasi mengatakan, operasi ini dalam rangka Raja Antik untuk menanggulangi peredaran Narkoba yang ada di Pagaralam.

Saat ditanya kenapa harus acara ini, Andi menuturkan, jika pihaknya melakukan giat tersebut atas perintah dan arahan Kapolres untuk mengecek seluruh Crew dan pihak penyelengara event musik tersebut.

"Atas perintah yang diberikan, bersama anggota pihaknya langsung melaksanan tes urine, dengan sampel 24 orang dari penyelenggara dan pengisi acara," ujarnya, kepada sripoku.com, Minggu (28/7/2019).

Kapolres Pagaralam AKBP Trisaksono Puspo Aji SIK menjelaskan, jika kegiatan ini murni dari BNN Pagaralam, dengan dasar serta arahan dirinya. Pasalnya, pihaknya tidak ingin event seperti ini dijadikan ajang anak muda untuk mengkonsumsi narkoba, apalagi kegiatan ini punya para pemuda pemudi Pagaralam.

"Saya tidak mau nanti para penerus generasi muda Pagaralam terkena pengaruh Narkoba," jelasnya.

Sementara itu Panitia Live Musik tersebut, Jemy mengatakan, pihaknya suport apa yang dilakukan oleh pihak BNNK dan Polres Pagaralam.

"Ya kita dukung karena hal ini adalah suatu yang positif demi menjaga generasi muda dari Narkoba," ujarnya.

Berbeda halnya yang disampaikan salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya, mengatakan, jika pihaknya merasa kecewa dengan apa yang dilakukan oleh BNNK Pagaralam. Pasalnya ini akan membuat para sponsor yang ingin melakukan event di Pagaralam terganggu.

"Apa yang dilakukan oleh BNN Pagaralam pada event ini sangat memalukan dan kenapa harus acara ini sedangkan di Gunung Gare juga ada event serupa tidak dilakukan tes urine juga," tegasnya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved