Bolehkah Makan Daging Kurban bagi Pengurban? Ini Tata Cara Berkurban pada Idul Adha dan Sunahnya

Bolehkah Makan Daging Kurban bagi Pengurban? Ini Tata Cara Berkurban pada Idul Adha dan Sunahnya

Bolehkah Makan Daging Kurban bagi Pengurban? Ini Tata Cara Berkurban pada Idul Adha dan Sunahnya
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Idil Fitriansyah, pemilik dan pengelola Dwikarya Farm memegang sapi peranakan Ongole seberat 1,1 ton yang dibeli Presiden Joko Widodo untuk kurban di Masjid Agung Palembang. 

SRIPOKU.COM - Hari raya Idul Adha atau hari raya qurban tinggal menghitung hari.

Berdasarkan keputusan Pemerintah, Idul Adha tahun ini akan jatuh pada 11 Agustus 2019 nanti, jangan lupa untuk mengetahui niat solat Idul Adha.

Sama halnya dengan Idul Fitri, Idul Adha juga merupakan hari raya bagi umat Muslim.

Salah satu hal yang membedakan antara hari raya Idul Fitri dan Idul Adha ialah adalah hewan kurban.

Segala persiapan menyambut hari kurban ini tentunya sudah mulai disiapkan, yakni mulai dari mempersiapkan uang untuk membeli hewan yang akan diqurbankan di hari raya Idul Adha.

Dalam berkurban, kita harus mengetahui beberapa pemahaman tentang tata cara berkurban dan hal-hal tentang berkurban dengan benar.

Di Indonesia ternyata pemahaman tentang tata cara pelaksanaan ibadah kurban masih banyak yang keliru, bahkan masih banyak yang belum memahaminya.

Syeikh Ali Jaber meluruskan beberapa pemahaman yang keliru tentang tata cara pelaksanaan ibadah Kurban.

Ada tiga hal yang beliau sorot yaitu tentang jumlah qurban per-orang, memakan daging qurban dan pembayaran ongkos penyembelihan dengan kulit hewan qurban.

1. Jumlah Kurban

Halaman
1234
Penulis: Rizka Pratiwi Utami
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved