Bandar Narkoba Tempati Pondok Tengah Sawah, Resnarkoba Polres Pagaralam Bekuk Bandar Lokal

Peredaran narkoba di wilayah Kota Pagaralam semakin mencemaskan. Jika sebelumnya narkoba dipasok oleh bandar dari luar Pagaralam, kini peredaran narko

Bandar Narkoba Tempati Pondok Tengah Sawah, Resnarkoba Polres Pagaralam Bekuk Bandar Lokal
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Polres Pagaralam kembali berhasil menangkap pelaku narkoba. Kali ini Polres berhasil mengamankan salah satu bandar narkoba besar asal Pagaralam, Senin (22/7/2019). 

Bandar Narkoba Tempati Pondok Tengah Sawah; Resnarkoba Polres Pagaralam Bekuk Bandar Lokal, Temukan 19 Paket Besar Sabu dan Ineks Jenis Baru

SRIPOKU.COM - PAGARALAM - Peredaran narkoba di wilayah Kota Pagaralam semakin mencemaskan. Jika sebelumnya narkoba dipasok oleh bandar dari luar Pagaralam, kini peredaran narkoba di wilayah kawasan wisata itu justru sudah dipasok sendiri oleh bandar lokal.

Hal ini terungkap setelah jajaran Reserse Narkoba Polres Pagaralam melalui Tim Jangan Gurah membekuk Pidan Efendi (35) warga Desa Tebat Baru Ulu Kota Pagaralam. Pidan diduga merupakan bandar lokal di Kota Pagaralam.

Dalam penangkapan itu polisi menyita Barang Bukti (BB) 19 paket besar sabu dengan berat 36,23 gram. Termasuk mendapati ekstasi atau ineks jenis baru dalam bentuk lempengan.

Bandar Narkoba Diamankan Setelah Jual Sabu-Sabu ,Polisi Amankan Uang Tunai Rp 58 Juta

Video: Dua dari 4 Bandar Narkoba yang Kabur dari Penjara Rutan Pakjo Palembang Ditangkap

Informasi yang dihimpun, Senin (22/07/2019), Reserse Narkoba Polres Pagaralam yang sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat langsung bergerak melakukan penyelidikan. Polisi mengintai salah satu pondok yang berada di tengah sawah kawasan Desa Tanjung Aro, Senin (22/7/2019) sekitar pukul 00.00 tengah malam. Setelah memastikan orang yang dicurigai berada dalam pondok tersebut, polisi bergerak melakukan penyergapan dan berhasil membekuk Pidan Efendi berikut sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu.

Kapolres Pagaralam, AKBP Tri Saksono Puspoaji SIk mengatakan, penangkapan kali ini merupakan penangkapan terbesar sepanjang Tahun 2019 ini. Pelaku diduga bukan saja pengedar, namun juga sebagai bandar. "Kita menangkap bandar narkoba. Kali ini penangkapan dengan barang bukti cukup besar yaitu 36,23 gram yang dikemas dalam 19 paket besar," jelas kapolres.

Selain mendapatkan barang bukti narkoba jenis sabu, jajaran Reserse Narkoba Polres Pagaralam juga berhasil mengamankan ekstasi yang dalam dunia hiburan malam lebih dikenal dengan nama "Ineks". Bahkan ineks yang ditemukan polisi itu merupakan jenis baru yaitu berbentuk lempengan bukan dalam bentuk tablet atau pil. "Kita juga berhasil mengamankan ineks jenis baru. Kenapa dikategorikan jenis baru, karena bentuknya bukan lagi seperti tablet namun sudah bentuk lempengan," jelas kapolres.

Selain menahan Pidan Efendi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti sabu-sabu, timbangan, ekstasi (ineks), plastik, serta bong diduga peralatan nyabu. "Tersangka kita kenakan Pasal 114, karena diduga bandar. Kita juga akan terus dalami keterkaitan pelaku lain, karena diduga tersangka ini ada pemasok dari luar Kota Pagaralam," jelasnya. (one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved