Berita Palembang

Tergiur Tawaran Tiket Pesawat Murah di Instagram, Dendi Batal Berlibur ke Pulau Dewata Bali

Muhammad Dendi (25) warga Jalan Kie Sanif Kelurahan Sri Mulyani, Kecamatan Sematang Borang batal pergi lantaran menjadi korban penipuan.

Tergiur Tawaran Tiket Pesawat Murah di Instagram, Dendi Batal Berlibur ke Pulau Dewata Bali
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Dendi (25), korban penipuan tiket perawat murah, saat melapor ke Polresta Palembang, Senin (22/7). 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Niat hati ingin berlibur ke Bali bersama teman-teman, malah membuat Muhammad Dendi (25) warga Jalan Kie Sanif Kelurahan Sri Mulyani, Kecamatan Sematang Borang batal pergi lantaran menjadi korban penipuan.

Dendi yang melaporkan kasus penipuannya ke SPKT Polresta Palembang, Senin (22/7/2019) menerangkan bahwa pada Jumat (20/7) sekitar pukul 17.45, sudah mentransferkan sejumlah uang melalui M-banking Bank Negara Indonesia (BNI) ke rekening terlapor atas nama Rismawati dengan nomor rekening BNI Syariah 0924174709.

"Saat itu pak saya niatnya ingin pergi ke Bali bersama teman-teman dengan membeli tiket sendiri-sendiri dan tanpa sengaja melihat iklan promo tiket pesawat murah di media sosial Instragram," ungkapnya kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Lanjut korban, tertarik melihat iklan tersebut. Pelapor lantas menghubungi terlapor sehingga disepatilah harga Rp 2,3 juta untuk tiket pesawat tujuan Bali tersebut.

Diisukan Bangkrut, PT Pos Justru Terus Lakukan Inovasi Layanan Masyarakat

Video: Sopir Truk Menembak Mati Pemalak di Simpang Lampu Merah Jalan Macan Lindungan Palembang

Polsek IT 1 Palembang Turunkan Tim Ladas untuk Memburu Pelaku Penikaman Driver Ojek Online

"Usai sepakat masalah harga, saya kemudian mentransferkan uangnya melalui M-banking pak," kata pegawai Toko bunga Gacha Florist sambil menunjukan bukti transfer kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Namun hingga kini tidak ada konfirmasi dari terlapor terkait transaksi pembelian tiket tersebut.

"Hingga kini tidak ada kabar pak, apalagi akun saya diblok dia, sehingga saya melaporkan kejadian yang saya alami ke SPKT Polresta Palembang," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reserse (Kriminal) Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit I SPKT Polresta Palembang, Ipda Hermanto membenarkan adanya laporan terkait penipuan ringan yang dialami pelapor.

"Laporan sudah kita terima dan akan di tindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang, untuk pasal yang digunakan dalam kasus ini yakni 379 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," katanya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved