Potensi Kebakaran Tinggi, Tim Satgas Banyuasin Kompak Pantau Lokasi Rawan Kebakaran

Tim pencegahan kebakaran hutan kebun dan lahan (Karhutbunla) Banyuasin di musim panas terus melakukan pengawasan di lokasi rawan kebakaran.

Potensi Kebakaran Tinggi, Tim Satgas Banyuasin Kompak Pantau Lokasi Rawan Kebakaran
SRIPOKU.COM/BPBD BANYUASIN
Tampak kompak tim satgas pencegahan kebakaran hutan kebun dan lahan di Desa Rimba Jaya Kecamatan Air Kumbang Banyuasin. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Tim pencegahan kebakaran hutan kebun dan lahan (Karhutbunla) di Desa Rimba Jaya Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin, di musim panas terus melakukan pengawasan di lokasi rawan kebakaran.

Tim tadi terdiri dari Satuan Tugas (Satgas) Karhutbunla Posko Terpadu 06 Air Kumbang yakni, Bhabinkamatibmas Polsek Air Kumbang Bripka Syafrizal, Babinsa Serda Sukardi, dari Mangala Agni, dan Badan Penangugulangab Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin.

Selain melakukan pencegahan, juga kegiatan tersebut berupa sosialisasi terhadap petani dan masyarakat Desa Rimba Jaya.

"Sebelum terjadi kebakaran hutan dan kebun. Sebelumnya dilakukan pencegahan melalui penyampaian secara lisan ke masyarakat untuk tidak membuang atau membakar sampah sembarangan," kata Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk melalui Kasubag Humas Bripka Riduan.

Ternyata Masyarakat tak Boleh Sembarangan Buat Polisi Tidur, Ini Aturan Hukum & Ancaman Pidananya

Sistem Eror, Bank Mandiri Minta Maaf dan Pastikan Rekening Nasabah Aman

Belanja Ke Pasar Tanpa Pengawalan, Istri Bupati Banyuasin Jadi Rebutan Foto Selfie

Dijelaskan Riduan, tim satgas mendatangi warga didampingi tokoh masyarakat, Warsino dan Imam untuk memberikan arahan  dan pemahaman tentang Karhutla dan pembukaan lahan dengan cara tidak dibakar.

Arahan ini juga disampaikan oleh Babinsa Kodim 0430/Banyuasin dengan memberikan alternatif bahwa, membuka lahan pertanian tidak harus dibakar tapi bisa dilakukan dengan pengolahan lahan tanpa bakar (PLTB)
dengan cara sisa dari ranting, daun, dapat dijadikan pupuk kompos yang bisa dipakai digunakan untuk kebun sendiri sehingga dapat menghemat biaya pertanian,

"Pihak BPBD juga sosialisasi UU RI No 18 Tahun 2014 Pasal 48 Ayat 1 Tentang Larangan Karhutbunla," tutur Riduan tugas ini diemban secara bersama baik masyarakat, perusahaan, polisi, TNI, BPBD, dan Manggala Agni.

Kemudian Tim Satgas Karhutbunla  Posko Terpadu 06 Air Kumbang juga melakukan pengecekan titik hotspot di Desa Rimba Jaya dengan hasil kondisi lokasi patroli koordinat yakni, Selatan: 02.88655°, E : 105.02407°.
"Vegetasi : Semak belukar, Pakis, dan Semblidang, kondisi kadar air bahan bakar,jenis Tanah Mineral, Kedalaman Gambut, Sumber Air, konsentrasi penduduk jarang,aktivitas masyarakat bertani, status lahan milik masyarakat, luas lahan ± 2,5 Ha,potensi kebakaran sedang.

"Untuk Desa Rimba Jaya lahan gambut tidak ada, yang menjadi perhatian di lokasi ini tidak ada sumber air, sumur sehingga sulit mengatasi kebakaran apabila terjadi titik api," timpal tokoh masyarakat Warsino yang berharap pihak perusahaan yang ada si Banyuasin mengucurkan dana CSR untuk pembuatan sumur bor beserta alat hisap mesin.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved