Berita PALI

Sampah Menumpuk Pinggiran Jalan Desa Air Itam Kabupaten PALI, Bakal Buat TPA dari Dana Desa

Sampah Menumpuk di Pinggiran Jalan Desa Air Itam Kabupaten PALI, Bakal Buat TPA dan Olah Sampah dari Dana Desa

Sampah Menumpuk Pinggiran Jalan Desa Air Itam Kabupaten PALI, Bakal Buat TPA dari Dana Desa
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Tumpukkan sampah di pinggiran jalan Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI 

Sampah Menumpuk di Pinggiran Jalan Desa Air Itam Kabupaten PALI, Bakal Buat TPA dan Olah Sampah dari Dana Desa

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Tumpukkan sampah di pinggiran jalan ujung Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) semakin hari makin memprihatinkan, lantaran sudah menggunung, Rabu (17/7/2019).

 
Menyikapi permasalahan sampah ini, pemerintah desa setempat berencana membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) warga.

Kepala Desa Air Itam Timur, Ferry mengatakan, bahwa dalam wilayah desa nya terdapat beberapa titik tumpukan sampah yang berada dipinggir jalan raya. 

 
Dimana, tentu hal ini mengganggu keindahan lingkungan serta mengeluarkan bau tak sedap. 

Menurut dia, desa yang cukup luas dengan jumlah penduduk semakin bertambah, sehingga membuat warga mengalami kesulitan dalam membuang sampah karena belum adanya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di desa ini. 

 
"Tahun 2019 ini, Dana Desa (DD) yang diterima desa kami bakal difokuskan untuk pembuatan TPA. Masalah lahan telah tersedia berasal dari hibah masyarakat dan jarak bakal lokasi TPA sedikit jauh dari pemukiman, sehingga tidak akan mengganggu kenyamanan warga," ungkap Ferry, Rabu.

 
Selain pembuatan TPA, dirinya juga bakal lakukan pemberdayaan terhadap masyarakat untuk mengelola sampah yang nantinya akan dilakukan pelatihan pengelolaan sampah. 

 
Agar, kata dia, sampah yang hanya dibuang lalu mencemari lingkungan bisa memberikan mamfaat dan bahkan bisa menghasilkan uang.

 
"Kalau sudah ada TPA, sampah tidak akan lagi mengganggu lingkungan. Tinggal lagi meningkatkan kesadaran masyarakatnya dalam menjaga kebersihan. Kami berharap desa lainnya juga meniru kebijakan itu agar lingkungan kita bebas dari sampah," jelasnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved