Tak Digaji Selama 4 Bulan , Petugas Kebersihan JSC Lakukan Demo

Ratusan petugas kebersihan Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang, berunjuk rasa karena sudah 4 bulan gaji mereka belum dibayar oleh pihak pengelolah

Tak Digaji Selama 4 Bulan , Petugas Kebersihan JSC Lakukan Demo
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Ratusan petugas kebersihan Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang, berunjuk rasa karena sudah 4 bulan gaji mereka belum dibayar oleh pihak pengelolah dalam hal ini PT JSC, Senin (15/7), 

Tak Digaji  Selama 4 Bulan, Petugas Kebersihan JSC Lakukan Demo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ratusan petugas kebersihan Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang, berunjuk rasa karena sudah 4 bulan gaji mereka belum dibayar oleh pihak pengelolah dalam hal ini PT JSC.

Namun sejak menggelar aksi sekitar pukul 10.00, sampai mereka membubarkan diri pukul 13.00, tidak ada satu pun pihak yang berwenang dari PT JSC menemui ratusan Pekerja Harian Lepas (PHL) tersebut.

“Kami sudah habis kesabaran, setiap kali kami menagih hak kami, mereka selalu beralasan kalau kas sedang kosong. Bahkan mereka mengancam, kalau kami berunjuk rasa maka akan diberhentikan tanpa mendapat pesangon sama sekali,” teriak peserta aksi yang didominasi kaum emak-emak tersebut, Senin (15/7).

Ketika ditemui di lokasi, Atika (44), perwakilan pekerja kebersihan mengatakan, hampir semua karyawan JSC termasuk PHL dan security yang berjumlah sekitar 300 orang, belum menerima gaji selama empat bulan.

“Bahkan ada yang sampai lima bukan belum gajian. Bahkan sudah ada yang berhenti tanpa diberi pesangon. Besaran gajinya bervariasi, kalau kami PHL kebersihan Rp 85 ribu sehari, sebulan sekitar Rp 2,5 juta, kalau tidak masuk dipotong,” bebernya.

Lanjutnya, sejak pengelolaan diambil pihak swasta dan sudah tiga kali berganti pengelolah, baru PT JSC yang bermasalah dalam hal honor karyawan.

“Sudah tiga pengelolah, yang pertama dan kedua lancar-lancar saja, kami bekerja tenang. Giiran yang ketiga ini, gaji kami sudah empat bulan belum dibayar. Pimpinannya saja belum pernah bertemu dengan kami, cuma tau namanya saja, Meina Patriani Palo,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan, Imam (38), sejak belum menerima gaji, para petugas kebersihan terutama yang berkeluarga terpaksa ngutang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Sudah malu kami sama tetangga, katanya bekerja tapi untuk makan ngutang. Jadi kesabaran kami sudah habis, makanya kami hari ini mengadakan unjuk rasa secara spontan,” tegasnya.

Jika hak mereka belum juga direalisasikan oleh pihak JSC, lanjutnya, maka ratusan karyawan tersebut berencana mengadukan nasib mereka ke Gubernur Sumsel.

“Kami sudah bosan dengan alasan kas kosong dan janji akan dibayar, karena sampai sekarang belum juga dibayar. Kalau sampai tidak ada kepastian, maka kami akan demo ke kantor gubernur atau DPR, bila perlu kami ngadu ke pusat,” tegasnya lagi.

Sementara, ketika Sripoku.com mendatangi kantor JSC untuk konfirmasi, tidak ada satupun pihak berwenang yang bisa memberikan keterangan terkait aksi ratusan petugas kebersihan tersebut.

“Maaf saya tidak berwenang bicara terkait hal ini. Semua atasan JSC tidak ada, saya cuma pegawai di sini,” kata wanita berseragam kemeja putih seraya meminta agar namanya tidak dicantumkan. (diw).

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved