Hasilkan 1.400 Ton Sampah Perhari, Palembang Penghasil Sampah Terbesar di Sumsel

Sebagian besar sampah di Palembang tersebut disumbang dari rumah tangga, pasar tradisional, pertokoan, perkantoran, dan aktifitas warga kota lainnya.

Hasilkan 1.400 Ton Sampah Perhari, Palembang Penghasil Sampah Terbesar di Sumsel
SRIPOKU.COM/Dok
Truk pengangkut sampah yang masuk di areal TPA Sukawinatan untuk membuang sampah. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kota Palembang memiliki kontribusi dalam penghasil sampah dalam jumlah volume yang besar jika dibanding 16 Kabupaten kota lainnya di Sumatera Selatan. Sampah yang dihasilkan warga Kota Palembang bahkan mencapai 1.400 ton per hari.

Sebagian besar sampah di Palembang tersebut disumbang dari rumah tangga, pasar tradisional, pertokoan, perkantoran, dan aktifitas warga kota lainnya.

“Palembang memiliki kontribusi besar dalam penghasil sampah terbanyak di Sumsel,” ujar Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, Senin (15/7/2019)

Tak hanya itu, Deru juga meminta penjelasan kepada Wali Kota Palembang, Harnojoyo terkait dengan upaya penanganan sampah atau limbah baik sampah organik ataupun organik di kota Palembang.

“Intinya kita mendukung apa yang menjadi rencana Kota Palembang dalam penanganan sampah. Ini juga nanti akan kita sampaikan kepada Presiden. Kemungkinan pembicaraan juga akan membahas masalah infrastruktur,” ujarnya.

Sementara itu, ditengah membludaknya sampah di Kota Palembang, kini daya tampung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan sudah mencapai limitnya. Dari luasan 25 hektar kini hanya menyisakan tiga hektar saja.

“Karena lokasi pembuangan kian terbatas kita akan carikan solusi yakni menggunakan teknologi incinerator. Namun saat ini masih terganjal masalah administrasi karena itu kami minta Gubernur Sumsel dapat membantu. Sedangkan lokasi tempat pembuangan sampah di Karyajaya lahannya tidak besar. Kemungkinan juga terhalang aturan,” ujar Walikota Palembang, Harnojoyo

Langkah lain juga dilakukan Walikota Palembang. Mulai dari budaya gotong-royong membersihkan sungai maupun sampah ruas-ruas jalan umum.(cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved