Berita Palembang

Parkir Liar di Seputaran Masjid Agung, Dishub Akan Tindak Tegas

Parkir Liar di Seputaran Masjid Agung, Dishub Akan Tindak Tegas, Guna Menghindari kepadatan kendaraan

Parkir Liar di Seputaran Masjid Agung, Dishub Akan Tindak Tegas
Tribun Sumsel/Nando Zein
Parkir Liar di Seputaran Masjid Agung, Dishub Akan Tindak Tegas 

Parkir Liar di Seputaran Masjid Agung, Dishub Akan Tindak Tegas

Laporan Tribunsumsel.com, Nando Zein

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kepadatan arus lalu lintas disepanjang Jalan Jendral Sudirman khususnya di seputaran Masjid Agung Palembang, membuat Dinas Perhubungan Kota Palembang sejak Sabtu (13/7/2019) melakukan rekayasa arus lalu lintas agar kepadatan kedaraan akan terurai.

Sejauh ini kepadatan kendaraan yang berada dikawasan Masjid Agung Palembang banyaknya pengguna jalan yang memarkirkan kendaraannya di seputaran bundaran air mancur Masjid Agung kota Palembang.

Oleh sebab itu Dinas Perhubungan Kota Palembang akan menindak tegas para pengguna kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di kawasan Masjid Agung Palembang.

Kegiatan rekayasa lalulintas di kawasan Masjid Agung Palembang ini dipimpin langsung oleh, Marta Edison Kabid pengawasan pengendalian operasional, beserta anggota dan dibantu Satlantas polres kota Palembang.

"Pada kegiatan ini disiagakan 40 personil Dishub kota Palembang, dan juga anggota Satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Palembang sebanyak 10 personil," ucapnya.

Ia menjelaskan, dihimbau bagi kendaraan yang mengarah ke jalan Merdeka dari jalan Jendral Sudirman, harus memutar melewati bundaran air mancur masjid Agung kota Palembang.

Rekayasa lalu lintas ini bertujuan agar meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas dan mengurai kemacetan.

"Ya pekerjaan rutin, di seputar air mancur banyak parkir liar dan berakibat macet, maka kita lakukan rekayasa dan dilarang parkir dikawasan tersebut untuk selamanya, untuk warga yg mau sholat silahkan parkir di dalam kawasan masjid agung yg sudah disediakan," jelasnya.

Petugas yang disiagakan di lokasi dari pagi hingga malam hari, dan disiapkan satu mobil derek.

"Setiap harinya personil akan berjaga dari mulai pagi hari hingga malam, dan kami siapkan satu mobil derek yang bertujuan jika masih saja ada pengendara yang melanggar, kendaraan tersebut akan segera diamankan," ungkapnya.

Editor: adi kurniawan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved