Meski Sudah Ada Vonis Pidana, DKPP tak Mau Gegabah Putuskan Sidang 5 Komisioner KPU Palembang

Meski sudah Ada vonis pidana, DKPP tak mau gegabah menjatuhkan putusan Sidang Kode Etik terhadap lima Komisioner KPU Palembang terkait kekurangan sura

Meski Sudah Ada Vonis Pidana, DKPP tak Mau Gegabah Putuskan Sidang 5 Komisioner KPU Palembang
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Komisioner DKPP, Dr. Alfitra Salam selaku Ketua Majelis Sidang Kode Etik DKPP terkait kekurangan surat suara yang tidak dihadiri teradu (lima komisioner KPU Palembang) di Kantor Bawaslu Sumsel, Jakabaring, Palembang, Jumat (12/7/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Meski sudah Ada vonis pidana, DKPP tak mau gegabah menjatuhkan putusan Sidang Kode Etik terhadap lima Komisioner KPU Palembang terkait kekurangan surat suara di Kantor Bawaslu Sumsel, Jakabaring, Palembang, Jumat (12/7/2019).

"Kami dari DKPP itu menilai kinerja, akuntabilitas, etikanya komisioner KPU Kota Palembang. Jadi kami tidak dengan pidananya. Apakah komisioner itu berpotensi menyalahi kode etik atau tidak, nanti dirapat plenokan DKPP," ungkap Komisioner DKPP, Dr. Alfitra Salam selaku Ketua Majelis usai memimpin sidang.

Alfitra Salam menyebutkan bermacam-macam sangsi yang bisa saja nanti dijatuhkan antara lain peringatan keras, pemberhentian ataupun pemberhentian tetap.

"Jadi ada variasi sangsi itu yang akan dijalankan DKPP," tegasnya.

Ingat Kembar Siam Dempet Kepala Yang Berhasil Dipisahkan? Sekarang Sudah 32 Tahun dan Jadi Dokter

Pernikahan Bocah di Kelurahan Ngulak Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba Jadi Sorotan Pemerintah

Video: Kisah Pilu Pengantin Wanita di Palembang Menikah di Samping Jenazah Sang Ibu

Dalam sidang pemeriksaan ini kata Alfitra Salam, pihak teradu (Komisioner KPU Palembang) tidak dapat hadir dikarenakan sedang dalam proses peradilan di PN Palembang.

"Kami dari DKPP sedang mempertimbangkan untuk sidang kedua. Nantinya Komisioner KPU Palembang untuk hadir. Kami ingin mendengarkan pembelaan secara resmi yang dilakukan KPU Palembang terhadap tuduhan/lampiran yang dilakukan oleh Bawaslu Palembang," kata Alfitra Salam.

Menurutnya, Sidang DKPP tidak hanga mendengarkan dan meminta klarifikasi apa-apa yang sudah dilaporkan oleh Bawaslu Palembang terhadap DKPP.

"Dan kami ingin mendengarkan pihak terkait pihak KPU Provinsi Sumsel karena selain berkaitan dengan konsultasi PSL dan kami mendengar dari saksi-saksi Panwascam, PPL berkaitan dengan rekomendasi PSL yang dilakukan Bawaslu Kota Palembang," pungkasnya.

Trik Khusus Mengeluarkan Ingus Dari Hidung Bayi Dengan Cepat Dan Mudah

Ini Kronologi Pernikahan Cilik di Musi Banyuasin, Antara Baru Tamat SD dan Pelajar SMP yang Viral

Ada kejanggalan yang terjadi pada Sidang Kode Etik DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) terkait kekurangan surat suara tidak dihadiri teradu (lima komisioner KPU Palembang) di Kantor Bawaslu Sumsel, Jakabaring, Palembang.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved