Berita PALI

Warga Diduga Masih Sengaja Bakar Lahan, Tercatat Aaa 30 Titik Api Ditemukan Wilayah Kabupaten PALI

ada 30 titik api ditemukan di Bumi Serapat Serasan sepanjang Kabupaten PALI dalam kurun waktu dari Bulan Januari hingga Juni 2019

Warga Diduga Masih Sengaja Bakar Lahan, Tercatat Aaa 30 Titik Api Ditemukan Wilayah Kabupaten PALI
SRIPOKU.COM/RAHMAD ZILHAKIM
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tepatnya di Desa Palemraya Dusun 1 Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (25/6/2019). 

SRIPOKU.COM, PALI - Memasuki musim kemarau, bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di temukan di sejumlah wilayah khusunya di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Minggu (30/6/2019).

Tak tanggung-tanggung, sepanjang tahun ini terhitung sudah ada 30 titik api ditemukan di Bumi Serapat Serasan sepanjang Kabupaten PALI dalam kurun waktu dari Bulan Januari hingga Juni 2019.

Berdasarkan data diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel, pada Bulan Juni ini Kabupaten PALI paling banyak terdeteksi titik panas dengan 19 titik api.

Sementara, Kabupaten Banyuasin 2 titik panas, Lahat 3 titik panas, Muaraenim 3 titik panas, Musi Banyuasin 4 titik panas dan Musi Rawas 4 titik panas.

Terlibat Perseteruan Fairuz A Rafiq, Sonny Septian Ternyata Pernah Satu Geng dengan Galih Ginanjar

TV Online Indosiar (Video Link Live Streaming) Persib Bandung vs Bhayangkara FC Liga 1 2019

Kerahkan Ratusan Satpol PP, Bupati Muaraenim Ikut Tertibkan Pasar

"Jumlah titik api terus bertambah, sepanjang Tahun 2019 dari Bulan Januari-Juni 2019 (sekarang-red) berjumlah 30 titik api," ungkap Junaidi Anuar dikonfirmasi Sripoku.com, Minggu (30/6/2019).

Meski begitu, kata Junaidi, jumlah ini masih sedikit jika dibanding Tahun 2018 lalu. "Sepanjang Bulan Juni ini saja ada 19 titik api yang kita tanggulangi," katanya.

Bnyaknya terdeteksi titik panas atau titik api di Bumi Serapat Serasan ini, menurut Junaidi, dikarekan api muncul diduga dari warga yang membuka lahan dengan cara di bakar.

Dari itu, guna mencegah terjadi Karhutla di Kabupaten PALI, pihak BPBD PALI, berkoordinasi dengan TNI, Polri terus melakukan sosialisasi kepada warga.

Kedepan menurut dia, pihaknya akan menempatkan Tim Terpadu cegah Karhutla di Lima (5) kecamatan di Kabupaten PALI.

Meski Terlambat Menikah di Usia 30-an, Para Artis Ini Malah Dapat Suami Tajir, No 5 Resepsinya Viral

12 Selebriti Cantik Ini Jatuh ke Pelukan Duda, Ada yang Cerai, No 1 Bak Pasangan Muda Punya 5 Anak!

Download (Unduh) MP3 Lagu Cinta Karena Cinta Judika OST Sinetron Cinta Karena Cinta Segera di SCTV

"Personil Tim Terpadu ini gabungan BPBD, TNI dan Polri dengan jumlah 15 orang. Dan mereka akan stay di satu desa tiap kecamatan di PALI sampai 3 bulan kedepan," ungkap Junaidi.

"Saat ini kita masih berkoordinasi mencari tempat para Personil akan menginap, apakah nanti dirumah warga atau di perusahaan daerah rawan Karhutla," jelasnya menambahkan.

Selain itu, lanjut Junaidi, ada beberapa daerah yang dianggap rawan terjadi Karhutla. Seperti Kecamatan Talang Ubi, Desa Sukamaju, Desa Talang Akar dan Desa Benuang. Kecamatan Abab Desa Betung, Desa Pengabuan dan Desa Prambatan.

Sementara Kecamatan Penukal ada di Desa Purin, Desa Sapo Petai dan Desa Air Itam. Kemudian Kecamatan Penukal Utara ialah Desa Tempirai.

"Sedangkan Kecamatan Tanah Abang tidak terlalu rawan, hanya terpantau 1 titik api di Desa Pandan Modong. Namun bukan berarti tidak dijaga karena potensi api bisa kapan saja muncul,sehingga kita selalu waspada," katanya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved