Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Ungkap Kerinduan Pada Mendiang Ayah dan Perjuangan Berat Masa Kecil
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Ungkap Kerinduan Pada Mendiang Ayah dan Perjuangan Berat Masa Kecil
Penulis: Leni Juwita | Editor: Hendra Kusuma
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Ungkap Kerinduan Pada Mendiang Ayah dan Perjuangan Berat Masa Kecil
SRIPOKU.COM, BATURAJA-Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Ungkap Kerinduan Pada Mendiang Ayah dan Perjuangan Berat Masa Kecil.
Tangis Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli pecah saat melantunkan bait-bait syair dari lagu “Titip Rindu Buat Ayah” karya Ebiet G Ade di rumah kediaman orang tuanya, di Desa Lontar Kecamatan Muarajaya Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sabtu (29/6/2019).
Nyanyian Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli ini mengungkapkan isi hati dan kepedihan bagaiman perjuangannya masa kecil nya di Desa Lontar.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli pun tidak segan mengakui bagaimana perjuangan masa kecil yang penuh kesusahan pasca ditinggal pergi sang ayah untuk selama-lamanya.
Maka itu, Pulang kampung kali ini bisa jadi dirasakan lulusan Masa Kecil Akpol 1990 ini, dengan sedikit berbeda dengan sebelumnya.
Soalnya sekarang Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, bungsu dari enam bersaudara anak pasangan Bahuri (ayah) dan Tamah (ibu) ini , sudah dilantik menjadi Kapolda Sumsel. Kini dia pulang kampung, dan bisa menyanyikan lagu yang selama ini tak pernah dia bawakan salama masa perjuangannya di rantau.
Kini dia bahagia bisa kembali ke kampung halamannya, sebagai Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, bukan lagi sebagai Firli anak kecil yang menjalani masa kecil penuh perjuangan itu. Namun sayang, kebahagiaan ini tidak dapat dibagikan kepada orang tuanya yang sudah tiada.
Maka itulah, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli kemudian melanjutkan Lagu Titip Ridu buat ayah, yang sepertinya benar-benar mewakili isi hati dan perasaan orang nomor satu di jajaran Polda Sumsel ini.
“Selama ini aku tidak boleh menyanyikan lagi ini, baru kali ini aku menyanyikan lagi ini,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli seraya menyeka air matanya .
Tak hanya Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli yang menangis, Karo Renbang Polda Sumsel Kombes Pol Lamazi juga tak kuasa membendung air mata.
Bahkan suami AKBP Ni Ketut Widayana ini sampai matanya memerah karena menangis terharu, begitu juga hadirin lainnya ikut berurai air mata menyaksikan Kapolda yang hanyut dalam kerinduan kepada orang tuanya yang sduah tiada.
“Sewaktu masih duduk dibangku SD saya sudah ditinggal ayah ,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli.
Ia mengatakan, menambahkan ayahnya meninggal tahun 1974 .
Ditinggal pergi san ayah, maka Ibunda Firli lah membesarkan dan mendidik Firli bersama lima saudaranya.