Transaksi Non Tunai Lebih Akuntabel, Sekda H. Nasrun Umar Hadiri Sosialisasi Transaksi Non Tunai

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar, menghadiri pembukaan Sosialisasi Transaksi Non Tunai yang diselenggarakan

Transaksi Non Tunai Lebih Akuntabel, Sekda H. Nasrun Umar Hadiri Sosialisasi Transaksi Non Tunai
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar, menghadiri pembukaan Sosialisasi Transaksi Non Tunai yang diselenggarakan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank SumselBabel bertempat di Marriot Hotel Jalan Ringroad Utara Kahwaru, Condongcatur, Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (25/6/2019). 

SRIPOKU.COM, YOGYAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar, menghadiri pembukaan Sosialisasi Transaksi Non Tunai yang diselenggarakan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank SumselBabel bertempat di Marriot Hotel Jalan Ringroad Utara Kahwaru, Condongcatur, Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (25/6/2019).

Dalam sambutannya Sekda Nasrun Umar mengharapkan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemprov.

Sumsel dapat memanfaatkan keunggulan dari transaksi non tunai. Diantaranya manfaat yang langsung dapat dirasakan adalah prosesnya yang cepat dan tetap jika dibanding dengan transaksi non tunai.

Kunjungi Isteri Simpanannya yang Lagi Melahirkan, Pria di Lubuklinggau Ini Pasrah Dikepung Polisi

Digaji 20 Juta per Bulan, Dibanding Menteri Indonesia Gaji Perawat di Jepang Lebih Tinggi

Dijamu Bhayangkara FC, Persela Waspadai Top Skor Sementara Liga 1 2019

“Dari laporan dalam transaksi bank ternyata baru 44 persen yang mempunyai rekening, baik itu stakeholder maupun masyarakat. Nah 56 persen belum memiliki rekening,” tuturnya.

Menurut Sekda, 56 persen stakeholder yang belum menggunakan transaksi tunai tersebut menjadi peluang bagi Bank Sumsel Babel untuk dijadikan aset baru bagi Bank SumselBabel.

“Melalui transaksi non tunai, dapat menghindari terjadinya penyimpangan, selain itu ini juga merupakan bentuk akuntabel pertanggungjawaban keuangan karena tidak bertemu secara langsung (face to face),” tambahnya.

Lebih lanjut Nasrun mengungkapkan, melalui transaksi non tunai juga dapat menjaga tranparansi keuangan dilingkungan Pemprov. Sumsel melalui Bank Sumsel terutama saat mentransfer dana ke stakeholder yang mempunyai hak untuk dibayar.

Titik Api Muncul di Palindra; 5 Hektar Lahan Terbakar, Polisi Selidiki Kebakaran

Semut Tomcat Sebabkan Infeksi Kulit, Ternyata Ini Asal dan Cara Mencegahnya dengan Bahan Alami

Jatanras Polda Sumsel Amankan Residivis Kasus Perampokan yang Bermodalkan Pisau Cap Garpu

“Transaksi non tunai ini, dapat dijadikan data yang sangat valid dikarenakan data perbankan yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti kuat jika apabila terjadi permasalahan dikemudian hari,” terangnya.

Untuk diketahui Bank SumselBabel berkerjasama dengan perwakilan Bank Indonesia (BI) untuk mengadakan sosialisasi pembayaran non tunai dalam lingkup Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah kabupaten/kota dalam lingkup Bank SumselBabel.

Pembayaran transaksi non tunai ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres)Nomor 10 tahun 2016 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia tahun 2017.( Rel humas)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved