News Video Sripo

Video: Pantauan Udara Kebakaran 10 Hektar Lahan di Dekat Jalan Tol Palindra Semakin Meluas

Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) terjadi di Desa Pulai Negara dan Desa Palem Raya kabupaten Ogan Ilir tak jauh dari lokasi jalan Tol Palindra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Cuaca panas terik disertai angin kencang menyebabkan Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) terjadi di Desa Pulai Negara dan Desa Palem Raya kabupaten Ogan Ilir tak jauh dari lokasi jalan Tol Palindra semakin luas, Selasa (25/6/2019).

Kepala BPBD Ogan Ilir, Jumhuri menjelaskan faktor angin kencang menyebabkan lahan di kawasan tersebut sulit dipadamkan.

Api yang terbang terbawa angin membuat belasan lahan disana ikut terbakar.

Dari informasi yang dihimpun pihaknya, kebakaran tersebut bermula sejak pukul 10.00 namun hingga kini belum diketahui pasti pemicu terbakarnya lahan.

"Faktor angin deras buat kita sulit lakukan pemadaman, karena terbawa angin membuat api dengan mudah berpindah ke beberapa titik lahan," ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk jumlah lahan yang terbakar saat ini belum bisa diprediksi. Dalam satu hamparan lahan diperkirakan ada belasan titik yang dilalap oleh si jago merah.

Semakin meluasnya lahan yang terbakar membuat pihaknya saat ini tengah fokus melakukan pemadam lahan tak jauh dari pemukiman warga. Pihaknya pun saat ini tengah meminta bantuan dari BPBD Sumel untuk melakukan water bombing.

"Total ada 20 petugas kita kerahkan lakukan pemadam darat. BPBD Sumsel juga sudah kita hubungi untuk meminta bantuan helikopter," ungkapnya.

Videotron di Taman Kota Pangkalan Balai Rusak dan tidak Terawat, tidak Lagi Jadi Hiburan Warga

Anggota Komisi 1 DPRD Sumsel, Apresiasi Kebijakan Insentif Beras ASN-Honorer

Sampah Numpuk Karena Tak Ada TPS, DLH Pagaralam Atur Jam Pembuangan Dan Pengambilan Sampah

Terkait penyebab kebakaran lahan, apabila dilakukan sengaja oleh masyarakat yang membuka lahan, maka yang si pelaku terancam mendapat hukum 15 tahun penjara dan denda Rp 10 M.

"Kalau terbukti warga yang bakar kena sanksi pidana, itu sudah jelas maklumat dari kapolda," tegas Jumhuri

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved