SFC Update

Meskipun Sukses Membawa Tim Laskar Wong Kito Unggul 1-0 dari Perserang, Begini Kata Ambrizal

Bek Sriwijaya FC Ambrizal sukses mengawali tugasnya sebagai seorang kapten, pada laga perdana menghadapi Perserang di Stadion GSJ Palembang.

Meskipun Sukses Membawa Tim Laskar Wong Kito Unggul 1-0 dari Perserang, Begini Kata Ambrizal
SRIPOKU.COM/RAHMAD ZILHAKIM
Kapten Sriwijaya FC, Ambrizal saat memimpin personel Sriwijaya FC yang lain di laga perdana menghadapi Perserang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Minggu (23/6/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bek Sriwijaya FC Ambrizal sukses mengawali tugasnya sebagai seorang kapten, pada laga perdana tim menghadapi Perserang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang Minggu (23/6/2019).

Ia ditunjuk oleh Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, untuk memimpin rekan-rekannya yang lain saat berlaga mengarungi Kompetisi Liga 2 2019.

Ambrizal juga sukses mematahkan bibit-bibit mengancam wilayahnya, yang dilancarkan oleh lini depan Singandaru, julukan Perserang.

Dengan tindakan preventifnya yang tegas, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu sukses menahan tim lawan untuk tidak mencetak satu gol pun.

Ambrizal mengatakan, jabatan kapten bukan sesuatu yang istimewa. Menurutnya, ia ditunjuk karena hanya lebih dituakan saja.

"Kapten ditunjuk pemain, cuma dituakan saja, selangkah dari yang lain," ujar pemain berusia 38 tahun itu saat diwawancarai.

Terlepas dari itu, Ambrizal sudah sering memakai ban kapten di klub-klub sebelumnya. Seperti saat di Sriwijaya FC musim 2007 - 2010, PSPS Pekanbaru (2012 - 2013) hingga Gresik United (2016).

Hampir Seluruh Isi RM Arif Pindang Pegagan di Jalan Gubernur HA Bastari Palembang Dikuras Maling

Selalu Terendam Banjir Saat Hujan Deras, SD dan SMP Satu Atap Mehanggin OKU Selatan akan Direlokasi

Sriwijaya FC Unggul 1-0 dari Perserang Serang di Babak Pertama Liga 2 2019

Putera daerah Riau ini juga menambahkan, tugas sebagai seorang Kapten hanya menjadi mediator antara Pelatih dan pemain. Dimana, menjadi tugasnya pula untuk menyampaikan perkataan Pelatih yang tak bisa masuk ke lapangan.

"Kalau untuk membuat kompak, itu dari kembali ke semua pemain. Tugas saya hanya menyampaikan apa yang diinginkan pelatih kepada pemain," jelasnya.

Pengalamannya juga menjadi pertimbangan Kas Hartadi, Pelatih Sriwijaya FC yang menunjuknya menjadi seorang Kapten. Kas mengatakan, seorang kapten harus berpengalaman dan berpikir dewasa, sehingga mampu meredam bakal konflik di dalam tim.

"Tentu. Kita butuh kapten yang memiliki pengalaman tinggi dalam bermain," jelasnya.

Sementara itu, Sriwijaya FC berhasil mengawali kompetisi Liga 2 2019 dengan mulus. Menghadapi Perserang di laga perdana, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu mendulang skor 1-0.

Gol pertama dicetak oleh Yericho Christiantoro di menit ke-41. Gol tersebut tercipta berkat kombinasi permainan di lini tengah, dan dieksekusi oleh pemain bernomor punggung 20 itu. 

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved