Berita OKU

Pasar Pagi Korpri Baturaja Kembali Normal Pasca Lebaran, Harga Daging Ayam Belum Turun

Dua minggu pasca lebaran aktivitas pedagang dan pembeli di pasar pagi KORPRI mulai normal kembali

Pasar Pagi Korpri Baturaja Kembali Normal Pasca Lebaran, Harga Daging Ayam Belum Turun
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Suasana Pasar Pagi “KORPRI” di Desa Tanjungbaru Baturaja berangsur normal. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA-- Dua minggu pasca lebaran aktivitas pedagang dan pembeli di pasar pagi  KORPRI mulai normal kembali, pedagang ayam dan pedagang ikan mulai berjualan di los-los.

Patauan di lapangan,  pasar grosir sayur mayur yang menempati lapangan KORPRI di Desa Tanjungbaru Kecamatan Baturaja Timur kini berangsur ramai.

Akivitas pedagang dan pembeli yang malakukan transaksi di pasar yang dimulai dari pukul  02.00 hingga pukul pukul 09.00 ini tampak mulai ramai lagi.

Suasana Pasar Pagi “KORPRI” di Desa Tanjungbaru Baturaja berangsur normal.
Suasana Pasar Pagi “KORPRI” di Desa Tanjungbaru Baturaja berangsur normal. (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

“Alhamdulillah kito lah mulai jualan lagi, “ kata salah seorang pedagang ayam potong seraya menambahkan pasca lebaran kemaren memang dirinya tidak berjualan karena masih suasana lebaran.

Biasanya khusus daging ayam potong masih sepi pembeli, maklumlah selama lebaran biasanya stok daging ayam di rumah warga yang merayakan Idul Fitri masih banyak.

Pedagang ayam potong yang menempati los terbuka ini mengaku harga daging ayam potong relatif masih mahal di kisaran Rp30 ribu/ekor –Rp40 ribu /ekor .

Selain itu ayam yang dijual juga ukurannya besar-besar dibandingkan hari-hari biasa.

Pedagang ayam potong memprediksi harga ayam potong masih akan bertahan di kisaran Rp 30.000/ekor ukuran sedang  sampai hari lebaran Idul Adha .

Sebaliknya harga daging dipastikan tidak akan mengalami lonjakan signifikan karena untuk lebaran Idul Adha biasanya banyak yang berkurban sehingga warga juga tidak akan terlalu memburu daging sapi. 

===

20 Warga Kehilangan Tempat Tinggal, Musibah Kebakaran Terjadi di Lorong Khotib 26 Ilir Palembang

Nyawa Warga di Banyuasin Terancam, Kabel Listrik Menjuntai Nyaris Sejajar dengan Kepala Manusia

Tepian Sungai Musi Kota Palembang Dipenuhi Sampah, Warga Setempat Bilang Pejabat Hanya Mengecek Saja

Penulis: Leni Juwita
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved