Prada DP Pelaku Mutilasi Ditangkap
Pasca Penangkapan Prada DP, Motor Korban Mutilasi Vera Oktaria Masih Misteri, Motif Simpang Siur
Pasca Penangkapan Prada DP, Motor Korban Mutilasi Vera Oktaria Masih Misteri, Motif Simpang Siur. Sebelumnya Prada DP melarikan diri
Pasca Penangkapan Prada DP, Motor Korban Mutilasi Vera Oktaria Masih Misteri, Motif Simpang Siur
Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tertangkapnya Prada Deri Pramana atau Prada DP, terduga kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap kasir minimarket Vera Oktaria (20) menandai masuknya babak baru kasus tersebut.
Sebelumnya Prada DP melarikan diri setelah diduga melakukan pembunuhan terhadap Vera Oktaria di Penginapan Sahabat Mulia, Jalan Hindoli Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin.
Jasad Vera Oktaria baru ditemukan oleh pemilik penginapan didampingi kepolisian, Jumat (10/5/2019).
Prada DP berhasil ditangkap oleh aparat Den Pom II Sriwijaya dan Kodam II/Sriwijaya, Kamis (13/6/2019).
Prada DP ditangkap di tempat persembunyiannya di Padepokan Monghiang, Provinsi Banten.
• Video: Kisah Susno Duadji, Pensiunan Polisi Jenderal Bintang Tiga Pilih Menjadi Petani di Pagaralam
• Jembatan Pematang Panggang Tak Bisa Dilewati , Ditlantas Polda Sumsel Alihkan Arus ke Jalinteng
• Greg Nwokolo dan Istrinya Kimmy Jayanti, Siapkan Nama Madura untuk Anak Pertamanya
• Kisah Susno Duadji, Pensiunan Polisi Jenderal Bintang Tiga yang Pilih Menjadi Petani di Pagaralam
• Sidang Kasus Prostitusi Online, Vanessa Angel Dituntut Jaksa dengan Hukuman 6 Bulan Kurungan Penjara
Namun meski telah tertangkap masih banyak teka-teki yang belum terungkap.
Seperti motif sebenarnya yang masih simpang siur hingga motor korban yang sampai saat ini masih dinyatakan hilang.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya motor korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP, red).
Padahal menurut keterangan saksi, mereka pergi ke penginapan menggunakan motor korban.
"Yang jelas waktu di TKP ga ada, kalau dari TKP keterangan dari Polres Muba, ga ada," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (17/6/2019).
Pihaknya tidak bisa memastikan apakah motor milik korban dijual untuk biaya pelarian dari Muba menuju Banten atau tidak.
Namun yang pasti, sampai sekarang motor milik korban belum ditemukan.
"Terlepas dijual atau tidak, kita nggak tahu. Yang jelas kalau dari TKP nggak ada," ungkapnya.