Berita Palembang

Ancaman Hukuman Prada DP Terduga Pelaku Pembunuhan Vera Oktaria, Komdanpom Ungkap Sanksi Tambahan

Terduga pelaku pembunuhan atas Vera Oktaria (20), Prada Deri Pramana (DP), berhasil diringkus Kamis (13/6/2019).

Ancaman Hukuman Prada DP Terduga Pelaku Pembunuhan Vera Oktaria, Komdanpom Ungkap Sanksi Tambahan
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Tersangka Prada DP pelaku mutilasi Vera yang tertunduk lesu saat digiring PM di Markas Danpomdam II Sriwijaya Palembang, Jumat (14/6/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Terduga pelaku pembunuhan atas Vera Oktaria (20), Prada Deri Pramana (DP), berhasil diringkus Kamis (13/6/2019).

Ia diamankan di Pom Dam II Sriwijaya, usai dijemput dari padepokan Monghiang, Banten.

Deri Pramana menjadi tersangka kasus pembunuhan pacarnya sendiri, Vera Oktaria.

Seperti diketahui, Vera ditemukam tak bernyawa di Hotel Sahabat Mulia di Jalan Hindoli, Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Musi Banyuasin beberapa waktu lalu.

Ibunda Vera Oktaria, mayat perempuan yang dimutilasi dan ditemukan di kamar Penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Muba, Sabtu (11/5/2019) akhirnya terkuak.
Ibunda Vera Oktaria, mayat perempuan yang dimutilasi dan ditemukan di kamar Penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Muba, Sabtu (11/5/2019) akhirnya terkuak. (SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT)

Komandan Pom Dam II Sriwijaya Kolonel CPM Donald Siagian mengatakan, untuk Deri Pramana sendiri masih akan dilihat apa hukuman yang akan dikenakannya.

Apalagi, Deri Pramana merupakan seorang aparat militer.

"Sama saja. hukuman yang diberikan ada KUHAP, KUHP, perbedaannya di militer nanti hukuman tambahan. Apakah dipecat atau seperti apa," ujarnya Jumat (14/6/2019).

Ia mengatakan, pasal yang akan dikenakan nanti tergantung hasil akhir penyelidikan. Apakah termasuk pembunuhan berencana, atau pembunuhan secara spontan.

"Kita lihat seperti apa. Kalau larinya ke pembunuhan berencana kan jelas, mati atau seumur hidup. Kalau tiba-tiba kan jelas, tapi juga ada hukuman yang menambah karena dia aparat militer, sebenarnya itu yang memberatkan dia," tambahnya.

Jika ada tambahan hukuman dipecat, sudah pasti ia akan menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan biasa. Namun jika tidak dipecat, maka ia akan melaksanakan hukumannya di Penjara Militer Cimahi.

Saat ini, pihaknya akan melakukan pengembangan dari beberapa pihak. Seperti pihak korban, keluarga tersangka hingga saksi-saksi.

"Nanti kita kembangkan lagi. Intinya kalau saya ini informasi awal," jelasnya. 

Keluarga Vera Oktaria Tepis Pernyataan Prada DP Terkait Minta Dinikahkan, Begini Fakta Sebenarnya

Niat dan Bacaan Solat Jumat Serta Kerugian Bagi yang Datang Solat Jumat Sesudah Khutbah Dimulai

Masih Ingat Kuburan Band? Lama Menghilang tak Ada Kabar, Ternyata Begini Kondisi Personilnya Kini

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved