Berita Palembang

Pusat Penjualan Baju Bekas di Pasar 16 Ilir Palembang Diserbu Pembeli Sepekan Usai Lebaran

Meski bukan membeli pakaian baru, pusat penjualan baju bekas di Pasar 16 Ilir Palembang kembali ramai diserbu pembeli.

Pusat Penjualan Baju Bekas di Pasar 16 Ilir Palembang Diserbu Pembeli Sepekan Usai Lebaran
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Pengunjung memadati pusat penjualan pakaian bekas yang berlokasi di blok A Pasar 16 Ilir Palembang, Kamis (13/6/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --  Meski bukan membeli pakaian baru, pusat penjualan baju bekas di Pasar 16 Ilir Palembang sepekan lebih setelah Idul Fitri  kembali ramai diserbu pembeli.

Penggemar pakaian bekas atau yang lebih dikenal dengan BJ, ini terpantau memadati kawasan sepanjang kira-kira 100 meter di kawasan blok A Pasar 16 Ilir Palembang.

Bahkan saking membludaknya, pengunjung yang ingin keluar masuk kawasan tersebut harus rela berdesak-desakan.

"Beli baju barunya sudah buat lebaran. Sekarang gantian beli baju BJ. Lumayan untuk kerja dan gonta-ganti," kata Lulu, salah satu pembeli baju bekas, Kamis (13/6/2019).

Menurut dia, membeli pakaian bekas selain bisa lebih menghemat pengeluaran juga akan mendapatkan pakaian dengan kualitas yang baik.

Tak jarang dia sering membawa pulang beberapa pakaian bekas dengan merek internasional yang kondisinya masih laik pakai.

Herman Deru Pastikan Harga Tiket Kejuaraan Dunia Motorcross MXGP di Palembang Terjangkau

Rumah Panggung Berisi 3 KK di Kayuagung Terbakar Berikut Uang Tunai Belasan Juta dan 20 Suku Emas

Begini Penjelasan Bank Syariah Terkait Isu Ramai-Ramai Tarik Dana Haji

"Kalau pinter milih bisa dapat baju atau celana yang masih bagus. Tinggal dicuci dengan air hangat dan disetrika bisa jadi mirip baju baru dari toko," lanjut Lulu.

Harga pakaian yang ditawarkan di kawasan tersebut pun sangat terjangkau yakni mulai Rp5 ribu untuk kemeja, kaus panjang dan baju anak, jaket dan hoodie Rp25 ribu sampai Rp30 ribu sedangkan untuk celana baik pria maupun mulai Rp10 ribu hingga Rp35 ribu.

Salah satu penjual pakaian bekas khusus kemeja dan kaus wanita, Adam (45), mengatakan permintaan pakaian bekas selalu tinggi di berbagai musim.

Dalam seharinya jika pengunjung sedang ramai-ramainya ia bisa mengantongi pendapatan hingga Rp1 jutaan lebih dengan menjual puluhan potong pakaian bekas.

Dia menambahkan, pembeli pakaian bekas di lapaknya berasal dari beragam kalangan dan golongan usia baik anak muda atau pun orang dewasa.

"Kalau anak muda biasanya mereka sengaja pilih kemeja yang mirip-mirip kemeja yang sedang tren. Kemeja dari merek Korea. Banyak juga yang cari kemeja putih untuk daftar kerja." ujarnya.(mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved