Ramadan 2019

Jumat Terakhir Ramadan 1440H, Jangan Lupa Kerjakan Solat Kafarot, Pengganti 1000 Tahun Lalu

Jumat Terakhir Ramadan 1440H, Jangan Lupa Kerjakan Solat Kafarot, Pengganti 1000 Tahun Lalu

Jumat Terakhir Ramadan 1440H, Jangan Lupa Kerjakan Solat Kafarot, Pengganti 1000 Tahun Lalu
SRIPOKU.COM/ANTON
Jumat Terakhir Ramadan 1440H, Jangan Lupa Kerjakan Solat Kafarot, Pengganti 1000 Tahun Lalu 

Sebanyak 4 raka'at dengan 1x Tasyahud (Tasyahud akhir saja, tanpa Tasyahud awal), tiap raka'at membaca 1x Fatihah kemudian Surah Al-Qadar 15 x dan Surah Al-Kautsar 15 x .

Jadwal Sholat Hari Ke 26 Puasa, Jumat 31 Mei 2019 untuk Daerah Kota Palembang

Prakiraan Cuaca BMKG di Kota Palembang Hari Ini, Jumat 31 Mei 2019, Hati-hati Hujan Ringan

Niat Bacaan Solat Idul Fitri dan Tata Cara Solat Idul Fitri dalam Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan

Niatnya : "Nawaitu Usholli Arba’a Raka’atin Kafaratan Limaa Faatanii Minash-Shalati Lillaahi Ta’alaa”.

Setelah itu dilanjutkan dengan membaca surah Al Fatiha satu kali.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَا لرَّحْمٰنِ الرَّحِيْ مِٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُا ِاِھْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَـقِيْمَ صِرَاطَ الَّذِيۡنَ اَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ ۙ غَيۡرِ الۡمَغۡضُوۡبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا الضَّآلِّيۡنَ

Bismillahirrahmanirrahim, alhamdulillahi rabbil alamin,arrahmaanirrahiim, maaliki yaumiddiin, iyyaka nabudu waiyyaaka nastaiin, ihdinashirratal mustaqim, shiratalladzina an’amta alaihim, ghairil maghduubi alaihim waladhaalin.

Artinya : dengan menyebut nama allah yang naha pemurah lagi maha penyayang, segala puji bagi allah tuhan semesta alam, maha pemurah lagi maha penyayang, yang menguasai di hari, pembalasan, hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan, tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Setelah itu dilanjutkan dengan membaca surah Al-Qadar sebanyak 15 kali.

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِوَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗلَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗتَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛسَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Bismillahirrahmanirrahim, innā anzalnāhu fī lailatil-qadr wa mā adrāka mā lailatul-qadr
lailatul-qadri khairum min alfi syahr tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr salāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajr.

Artinya : Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

Setelah itu dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Kautsar sebanyak 15 kali.

Halaman
1234
Penulis: Shafira Rianiesti Noor
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved