Lisensi Pilotnya Dicabut karena Zero Grafity, Youtuber Kapten Vincent Raditya Hanya Bisa Pasrah

Lisensi Pilotnya Dicabut karena Zero Grafity, Youtuber Kapten Vincent Raditya Hanya Bisa Pasrah

Lisensi Pilotnya Dicabut karena Zero Grafity, Youtuber Kapten Vincent Raditya Hanya Bisa Pasrah
kolase.sripoku.com/instagram
Lisensi Pilotnya Dicabut karena Zero Grafity, Youtuber Kapten Vincent Raditya Hanya Bisa Pasrah 

Lisensi Pilotnya Dicabut karena Zero Grafity, Youtuber Kapten Vincent Raditya Hanya Bisa Pasrah

SRIPOKU.COM - Lisensi pilot Kapten Vincent Raditya dicabut karena dianggap menyalahi aturan penerbangan.

Surat pencabutan izin terbang Kapten Vincent Raditya itu tersebar di media sosial hingga membuat beberapa pihak angkat bicara.

Melansir tayangan Youtube Cameo Project yang diunggah pada Selasa (28/5/2019), Capt. Rama Noya, Wakil Ketua Ikatan Pilot Indonesia juga memberikan tanggapan tentang video Kapten Vincent yang viral di Youtube.

Menurutnya, seorang pilot harus memahami tentang ilmu dan aspek penerbangan.

Capt. Rama Noya juga mengatakan jika pilot harus memastikan penumpangnya aman.

Masalah Zero Grafity yang dilakukan Kapten Vincent, Capt Rama Noya juga menjelaskan jika teknik itu hanya dilakukan oleh pilot aerobatik atau siswa penerbangan yang sedang menjalani pendidikan penerbangan.

Inspektur Operasi Penerbangan, Capt Renato juga memberikan tanggapan tentang apa yang dilakukan Kapten Vincent untuk konten Youtubenya.

Kapten Vincent
Kapten Vincent Adhitya beri klarifikasi (Youtube)

Mengungkap Rahasia Malam Lailatul Qadar, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Menurut KH Aa Gym

Jalan Tol Kapalbetung Persingkat Jarak Lampung-Palembang hingga 50 persen, Siap Dilintasi Pemudik

Latar Belakang Muhammad Alvin Faiz Putra Ustaz Arifin Ilham yang Nikahi Larissa Chou Seorang Mualaf

24 Tahun Telkomsel, Telkomsel Berkomitmen Terus Bangun Ekosistem Digital Indonesia

Dibantu Gubernur Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel Bakar Ganja Seberat 106 Kilogram

Menurutnya, melakukan Zero Grafity tidak masalah dilakukan namun harus tepat.

"Nggak apa-apa. Tapi tidak pada sembarang tempat, tidak sembarang orang. Zero grafity dilakukan pada saat training," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Nadia Elrani
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved