News Video Sripo

Video Kades di Muaraenim Edarkan Narkoba Ditangkap Polisi, Jualan Narkoba di Rumahnya

Oknum Kades ini malah menjerumuskan warganya dengan menjadi bandar narkoba, dan akhirnya tertangkap di rumahnya di Dusun I, Desa Muara Meo, Kecamatan

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Jabatan Kades dalam suatu desa adalah jabatan tertinggi dan akan menjadi panutan serta tauladan di desanya. Namun tidak bagi Kades Muara Meo, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Fajasa Abdi (37).

Oknum Kades ini malah menjerumuskan warganya dengan menjadi bandar narkoba, dan akhirnya tertangkap di rumahnya di Dusun I, Desa Muara Meo, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Senin (20/5/2019).

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, terungkapnya peredaran narkoba oleh oknum Kades tersebut berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan ulah pelaku yang menjabat sebagai Kades tetapi sering menjual narkoba di rumahnya.

Atas informasi tersebut personil Satres Narkoba Polres Muaraenim melakukan penyelidikan dan ternyata informasi tersebut benar.

Kemudian dilakukan pengintaian dan penggrebekan di rumahnya, dan melihat pelaku sedang berdiri di depan rumahnya menunggu pembeli.

Melihat hal tersebut petugas langsung menggeledahnya dan berhasil menemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 08,51 gram, yang dibalut dengan plastik Hitam.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Waka Polres Kompol Ari Sudrajat didampingi Kasat Reserse Narkoba Polres Muaraenim AKP I Putu Suryawan, mengatakan bahwa pihaknya selain berhasil mengamankan tersangka juga barang bukti satu paket Sabu seberat 8,51 gram.

Petugas juga mengamankan satu sekop dari pipet plastik, dua unit handphone, satu unit HP android merek Samsung dan satu HP Nokia berwarna Hitam, dan satu unit mobil merk Honda Civic warna Hitam BG 1670 OY.

Selain itu, petugas juga menyita sepucuk senjata laras panjang rakitan berikut sebutir peluru aktif kaliber 9 mm.

Atas perbuatannya, kata Putu, akan dikenakan pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba, akan dikenakan hukuman selama 6-20 tahun penjara dengan denda sekitar Rp 10 miliar.

Sedangkan pada pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009, dapat diancam hukuman penjara selama 5-20 tahun dan denda Rp 8 miliar.

Sedangkan pasal 127 tentang narkotika dapat dikenakan hukuman selama empat tahun untuk narkotika golongan I, dua tahun untuk golongan II dan satu tahun penjara bagi pengguna narkotik golongan III.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved