Beredar Pesan WhatsApp anggota TNI Terkena cacar Monyet, Ini Fakta Sebenarnya yang Terjadi

Beredar Pesan WhatsApp anggota TNI Terkena cacar Monyet, Ini Fakta Sebenarnya yang Terjadi

Tayang:
Editor: Hendra Kusuma
(KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA)
Beredar sebuah informasi di pesan singkat WhatsApp yang menyebutkan ada seorang anggota TNI yang meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Sabtu (18/5/2019). 

Beredar Pesan WhatsApp anggota TNI Terkena cacar Monyet, Ini Fakta Sebenarnya yang Terjadi

SRIPOKU.COM-Seorang anggota TNI dikabarkan meninggal karena diduga terinsikasi kena cacar monyet, pesan berantai ini menyebar lewat pesan WhatsApp.

Namun kabar ini buru-buru dibantah oleh TNI Angkatan Darat, bahwa meninggalkan sang anggota TNI bukan karena cacar monyet.

Hal itu sudah dibuktikan oleh pihak TNI AD bahwa anggota TNI tersebut meninggakan karena penyakit lain.

"Kami dari Departemen Penyakit Dalam RSPAS, mengetahui secara pasti pasien ini adalah anggota TNI tapi bukan kena penyakit cacar monyet ya ," kata Kepala Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSPAD Gatot Soebroto Kolonel dr. Anjar Budi Astoro, di Markas Kopassus, Senin (20/5/2019).

Maka itulah TNI Angkatan Darat membantah kabar adanya anggota TNI yang meninggal di RSPAD Gatot Soebroto karena mengalami penyakit cacar monyet seperti yang tersebar di media sosial.

Kepala Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSPAD Gatot Soebroto Kolonel dr. Anjar Budi Astoro menuturkan, sosok pasien yang viral di media sosial itu memang meninggal dunia di RSPAD, namun bukan karena penyakit cacar monyet.

Tanpa menyebut identitas pasien, Anjar mengatakan, pasien tersebut merupakan anggota Babinsa dari Lampung yang sudah mengalami penyakt selama berbulan-bulan.

Menurut Anjar, penyakit yang dialami pasien tersebut memang memiliki gejala yang mirip dengan penyakit cacar monyet yaitu adanya bercak di sekujur tubuh.

"Sudah dirawat beberapa hari tapi tidak ada perbaikan. Terakhir-terakhir, ada mimisan kemudian muncul bercak-bercak, ada gangguan darah yang memunculkan bintik-bintiknya," kata Anjar.

Anjar melanjutkan, pasien tersebut akhirnya tidak tertolong setelah dirawat beberapa waktu di RSPAD Gatot Soebroto.

Namun, ia memastikan, pasien itu tidak mengalami penyakit cacar monyet.

"Kondisi yang bersatu meninggal tidak indikasi ada cacar monyet. Cacar monyet itu sembuh dalam tiga minggu dan pasien ini sudah kami tangani," kata Anjar.

Sebelumnya, beredar sebuah informasi di pesan singkat WhatsApp yang menyebutkan ada seorang anggota TNI yang meninggal di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Sabtu (18/5/2019).

Dalam pesan singkat yang beredar itu, ditampilkan sebuah foto seorang anggota TNI beserta biodata lengkapnya dan informasi kematian akibat penyakit cacar monyet (monkeypox).

"Telah meninggal dunia saudara Supran Sida di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta," bunyi keterangan dalam tangkapan layar yang beredar di WhatsApp itu.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir, Singapura tengah menghadapi wabah virus zoonosis langka yang ditularkan ke manusia melalui hewan.

Virus itu menyebabkan gangguan kesehatan itu dikenal sebagai cacar monyet atau monkeypox (MPX)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hoaks Anggota TNI Meninggal karena Cacar Monyet, Begini Cerita Sebenarnya...", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/05/20/20160601/hoaks-anggota-tni-meninggal-karena-cacar-monyet-begini-cerita-sebenarnya.
Penulis : Ardito Ramadhan
Editor : Dian Maharani

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved