Berita Palembang
Bawa Sumatera Selatan ke Peringkat Lima, SOIna Sumsel Diganjar Bonus oleh Pemprov Sumsel
SOIna Sumsel berhasil mengantarkan Sumsel ke peringkat ke lima, di ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) SOIna pada Juni 2018 lalu.
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Ahmad Sadam Husen
Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov, red) Sumatera Selatan memberikan apresiasi berupa bonus sebesar Rp 96 juta kepada atlet tuna grahita binaan Special Olimpics Indonesia (SOIna) Sumsel.
Hal ini lantaran SOIna Sumsel berhasil mengantarkan Sumsel ke peringkat ke lima, di ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) SOIna, Juni 2018 lalu.
Apresiasi tersebut langsung diberikan oleh Gubernur Sumsel melalui Sekda Sumsel Nasrun Umar, disaksikan oleh Asisten 1 Pemprov Sumsel Dr. Akhmad Najib, Kadispora Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo serta Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel Ryan Yohwari yang juga pimpinan Badan Olahraga disabilitas Sumatera Selatan. Bonus tersebut diberikan di Aula Bina Praja, Pemprov Sumsel, Rabu (15/5/2019).
"Semoga dapat menginspirasi, karena ini adalah awal dari prestasi yang akan datang ke depannya."
"Apalagi Sumsel telah meraih lima besar dengan meraih 29 medali dengan rincian 11 medali emas, 10 perak dan 8 perunggu," ujar Nasrun Umar.
Ia mengatakan, ini momen yang tepat untuk memacu prestasi atlet Sumsel untuk kembali berprestasi baik nasional maupun Internasional.
"Saat ini jangan hanya jadikan olahraga sebagai hobi tapi juga cita-cita karena kami akan terus mendukung," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum NPC Sumsel Ryan Yohwari mengaku sangat bangga atas capaian SOIna Sumsel yang telah mencetak prestasi nasional di Pornas SOIna.
Menurutnya, SOIna berhasil mengakomodir para bibut unggul penyandang difabel di Sumsel.
"Kami sangat bangga dengan hadirnya SOIna, yang kemudian bersama dalam membina atlet disabilitas khusus tuna grahita."
"Karena selain tuna grahita, ada juga tuna daksa, tuna rungu, tuna wicara dan tuna netra," ungkapnya.
Ryan berharap dengan adanya tali asih dari Pemerintah Provinsi Sumsel ini dapat jadi motivasi bagi atlet disabilitas lain untuk giat berlatih dalam menjemput prestasi baik nasional dan Internasional.
Sehingga, akan banyak lagi timbul bibit berprestasi yang ada di Sumsel.
"Teruslah berprestasi, teruslah berlatih dan jangan mengeluh karena dengan disabilitas ini, saya telah mengunjungi 70 negara di dunia dengan berbagai prestasi."
"Kalau tidak, mungkin saya hanya jadi petani karet di kampung. Artinya, jadikalah ini sebagai motivasi" katanya.
Ryan juga berpesan agar seluruh insan mendukung prestasi olahraga di Sumsel.
"Jangan lagi berpikir, mana itu SOIna, mana itu NPC, mana itu KONI. Semua sama membangun prestasi olahraga di Sumsel," jelasnya.
Kontingen Sumatera Selatan menempati peringkat ke-5 se Indonesia pada Pekan Olahraga Nasional (Pornas) VIII Special Olympics Indonesia (SOIna) tahun 2018, di Stadion Kaharudin Nasution Rumbai, Riau."
"Pada posisi tersebut, Sumsel mampu meraih 29 medali dengan rincian 11 medali emas, 10 perak dan 8 perunggu.
"29 medali dipersembahkan oleh 20 atlet dari 41 atlet yang kita kirim," ujar Ketua SOIna Sumsel, Mulya Ningsih.
===
• Demi Sriwijaya FC Mauricio Mau Jadi Pemain Naturalisasi, Jika Sudah Memenuhi Syarat Menjadi WNI
• Siswanto-Hilton Moreira Pulih Lebih Cepat Jelang Persiapan Sriwijaya FC Kick Liga 2
• Pemain Sriwijaya FC Siswanto Masih Didera Cedera, Hilton Moriera Segera Bergabung Ikut Latihan
• Ryan Wiradinata Resmi Jadi Ayah, Pemain Sriwijaya FC Ini Sedih tak Bisa Dampingi Istri Melahirkan
• Jawara SSL Jajal Yongki Aribowo Cs, Sriwijaya FC Gelar Ujicoba Hadapi Kick Off Liga 2