Berita OKI

Suara Caleg Hilang, Tim Pendukung Calon Legislatif di OKI Datangi Bawaslu Kayuagung

Salah satu tim calon legislatif (Caleg) Partai Golkar Nomor urut 4, bersama caleg lain di Daftar Pilih (Dapil) 1, melaporkan kecurangan

Suara Caleg Hilang, Tim Pendukung Calon Legislatif di OKI Datangi Bawaslu Kayuagung
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Salah satu tim calon legislatif (Caleg) Partai Golkar Nomor urut 4, bersama caleg lain di Daftar Pilih (Dapil) 1, melaporkan kecurangan penghitungan legislatif dengan penggelembungan suara ke Bawaslu OKI yang diterima Ketua Bawaslu OKI H Ihsan Hamidi 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG-- Salah satu tim calon legislatif (Caleg) Partai Golkar Nomor urut 4, bersama caleg lain di Daftar Pilih (Dapil) 1 melaporkan kecurangan penghitungan legislatif dengan penggelembungan suara.

Sebab itu, mereka meminta KPU membuka tabung dan menghitung ulang surat suara di kantor Bawaslu Kayuagung, Senin (29/4/2019)

Tim pendukung Nomor urut 4, Harun Alrasid dari Partai Golkar, Ahmad Kurni mengatakan, kedatangan dirinya bersama perwakian masyarakat ke Bawaslu, untuk lebih mengawasi apa yang sudah terjadi di lapangan selama dilakukan pemungutan suara untuk legislatif.

"Saya datang ke Bawaslu untuk menyampaikan dan mengadukan suara Caleg Nomor urut 4, Harun Alrasid yang berdasarkan rapat pleno di TPS ada. Namun kenyataannya di kertas C1 tidak ada. Dan miris lagi, suara calegnya rata-rata salah tulis jumlah bahkan masuk dalam penghitungan caleg lain," kata Ahmad seraya menunjukan kertas rapat pleno di hadapan Ketua Bawaslu OKI H Ihsan Hamidi SAg MPdI.

Kekwatiran Ahmad, mengingat di dapil 1, terdiri dari Kecamatan Kayuagung, Tanjung Lubuk, Teluk Gelam, Pedamaran, dan Pedamaran Timur, yang memiliki 546 TPS tersebut bisa saja terjadi, suara calegnya hilang.

"Bukti suara hilang yang berhasil diketahui oleh simpatisan dari masyarakat dan tim nomor 4 Partai Golkar ini, ada di beberapa TPS di 3 kecamatan," ujar Ahmad belum lagi di TPS yang tidak terpantau.

Masih kata Ahmad, berbagai sanggahan di TPS, terus dilakukan. Namun hasilnya nihil. "Sudah kita sampaikan keberatan, tapi apa jawab dari pihak PPS dan PPK, nanti akan kita cek ulang. "Ini salah satu upaya untuk mengembalikan suara yang hilang, sehingga kami harus hadir di Bawaslu," ungkapnya.

Terpisah Ketua Bawaslu H Ihsan Hamidi SAg MPdI mengatakan, pihaknya selaku Badan Pengawas Pemilu sangat berterimakasih atas adanya bantuan kepengawasan dalam pemilihan legislatif. "Laporan ini akan kami pelajari dan apabila ada data yang memang salah, akan dibenahi dan masih ada kesempatan untuk mengembalikan suara yang hilang," tuturnya apabila ada kesalahan dan kelelahan itu wajar saja.

Kalau ada unsur kesengajaan itu, akan kita selesaikan sesuai dengan mekanisme yang ada. "Kita sama-sama mengawasi pelaksanaan penghitugan hingga ke KPU," ajak Ihsan kepada wartawan yang hadir di Bawaslu.

====

BREAKING NEWS: Driver Ojek Online Dikabarkan Hilang 2 Hari Ditemukan, Ini yang Terjadi Sebenarnya

Kecelakaan Maut di Jalur Lintas Palembang-Indralaya, Sepeda Motor Mahasiswa Tabrak Truk Tanki

Kerap tak Terekspos, Ternyata Ini Profesi Suami Nindy Ayunda, Pantes Hidup Bergelimang Harta

Penulis: Mat Bodok
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved