HATI-HATI, Kelelahan Dapat Menyebabkan Risiko Kematian, Berikut Penjelasannya.

Bekerja terlalu lama atau terlalu giat bisa menyebabkan level stres yang sangat tinggi. Apalagi jika sebelumnya tak memiliki istirahat yang cukup

Editor: ewis herwis
sripoku.com/sudarwan
Ilustrasi kelelahan saat bekerja 

SRIPOKU.COM-- Ada pepatah mengatakan kalau Bekerja dengan giat tak kenal lelah, maka ia akan mendapat keberhasilan.

Pepatah tersebut ada benarnya juga, karena dengan bekerja keras, usaha apapun akan mudah didapatkan.

Namun yang namanya bekerja, tidak ada yang namanya tak kenal lelah, pasti ada saatnya kita memerlukan waktu untuk istirahat agar dapat memulihkan stamina yang terkuras selama bekerja.

Jangan sampai kita sibuk bekerja hingga kelelahan lalu jatuh sakit.

Kelelahan akibat bekerja juga bisa menyebabkan kematian.

Kelelahan1
Kelelahan karena bekerja dapat menyebabkan kematian. (sripoku.com/herwis)

Bagaimana kelelahan bisa menyebabkan kematian?

Bekerja terlalu lama atau terlalu giat bisa menyebabkan level stres yang sangat tinggi.

Apalagi jika sebelumnya kita juga tak memiliki istirahat yang cukup.

Saat stres, jantung akan bekerja lebih keras dari biasanya. Dikutip dari laman time.com, dr. Alan Yeung, direktur medis di Stanford Cardiovascular Health, mengatakan bahwa seseorang yang memiliki tingkat stres tinggi akan mengalami peningkatan irama jantung dan tekanan darah.

Kedua kondisi itulah yang kemudian akan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan gagal jantung, terutama pada mereka yang telah memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya

Sebenarnya, hubungan antara jam kerja yang panjang dan penyakit jantung sendiri belum bisa dijelaskan secara gamblang.

Namun, para peneliti menyimpulkan bahwa hormon kortisol dan epinephrine yang dilepaskan saat stres, turut menyumbang masalah jantung pada mereka yang bekerja lembur.

Apakah hal ini sering terjadi?

Sebenarnya, kelelahan sampai menyebabkan kematian bisa saja terjadi.

Menurut dr. Yeung, kematian akibat gagal jantung yang disebabkan oleh stres sangat mungkin, tetapi kasusnya cukup jarang.

Penyakit jantung akibat kelelahan karena bekerja terlalu lama mungkin terjadi dan meningkat risikonya apabila orang tersebut telah memiliki beberapa masalah kesehatan sebelumnya, seperti riwayat penyakit jantung atau stres berkepanjangan.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa kelelahan tidak secara langsung menyebabkan kematian akibat penyakit jantung.

Namun, kondisi stres berkepanjangan dan iskemia-lah yang menyebabkan risiko kematian akibat penyakit jantung meningkat.

Ilustrasi kelelahan
Ilustrasi kelelahan (sripoku.com/herwis)

Cara mencegah kelelahan akibat bekerja

Ada kalanya, kita harus bertahan dengan pekerjaan karena deadline yang mengikat.

Kalau sudah begitu, mau tidak mau, kita harus bekerja lembur untuk menyelesaikannya.

Beberapa tips yang bisa diikuti untuk mencegah kelelahan akibat bekerja, yaitu:

  • Makan camilan sehat di tengah pekerjaan
  • Hindari makanan/minuman bergula siap saji
  • Tidur cukup
  • Hindari pemicu stres
  • Kurangi konsumsi kafein
  • Minum yang cukup
  • Lebih aktif bergerak
  • Bercanda dengan rekan kerja. Humor diketahui dapat meningkatkan fungsi jantung dan produktivitas kerja
  • Pastikan kondisi yang memicu penyakit jantung, seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol terkontrol dengan baik

Kelelahan memang tidak menyebabkan kematian secara langsung.

Namun, apabila tetap merasa lelah padahal telah menerapkan pola hidup sehat, ada baiknya berkonsultasi ke dokter.

Apa yang kamu alami bisa saja merupakan sinyal kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan lebih serius.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul:

Bagaimana Kelelahan Bisa Menyebabkan Kematian?

====

Sumber: Nakita
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved