News Video Sripo

Banyak Temukan Kejanggalan, Cerita Samsul Tak Percaya Istrinya Bunuh Diri, Minta Polisi Usut Tuntas

Banyak Temukan Kejanggalan, Cerita Samsul Tak Percaya Istrinya Bunuh Diri Minta Polisi Usut Tuntas

Banyak Temukan Kejanggalan, Samsul Tak Percaya Istrinya Bunuh Diri Minta Polisi Usut Tuntas

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kasus ditemukannya dua jenazah ibu rumah tangga Karlia Nadia Gantasanova (37) dan anaknya US (7) pada Kamis (18/4/2019) kemarin dengan luka gorok di leher Jalan Swakarya Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan IB 1 Palembang, menimbulkan kejanggalan bagi suami korban Samsul Bahri.

‎Kedua mayat tersebut ditemukan bersimbah darah diatas kasur berwarna merah dengan bekas darah.

Suami korban Karlia, Samsul Bahri mengatakan, bahwa dirinya dan korban tidak ada maslah apa-apa dan hubungannya selama ini masih berjalan harmonis.

"Istri saya itu paling sayang dengan anaknya, selain itu kalaupun ingin bunuh diri, mohon maaf biasanya ada pesan wasiat yang ditinggalkan dan ini tidak ada," ungkap Samsul usai diperiksa sebagai saksi di Polresta Palembang, Sabtu (20/42019).

= = =

Tak Tercatat di Buku Sejarah, Inilah Sosok Dua Presiden Indonesia yang Terlupakan!

‎Menurut dia, dirinya tidak percaya kalau istrinya bunuh diri setelah menghabisi nyawa anaknya.

Hal ini lantaran, banyaknya ditemukan kejanggalan, seperti luka lebam di dagu korban usai dirinya mendengar informasi dari pihak kepolisian.

"Saya sangat janggal, saya tidak boleh melihat kondisi anak saya saat di RS Bhayangkara Palembang, kemudian pihak keluarga istri saya tidak boleh kalau saya ingin istri dan anak saya diotopsi," jelas dia.

"Pihak rumah sakit bertanya dengan saya 'Pak ini dirampok ya. Kok dalam sekali (luka gorok-red). Hal ini tambah memperkuat kejanggalan saya atas kejadian ini," jelasnya menambahkan.

Menurut dia, dirinya bersama Ibu dan Adi satu keluarga lainnya sudah diperiksa sebagai saksi di Polresta Palembang, sementara dua saksi lainnya tidak hadir.

‎Ia mengatakan, banyaknya isu beredar bahwa korban KN tega mengahiri didupnya dan anknya karena bermasalah dengan suami, menurut dia hubunganya dengan istri tercinta tidak ada masalah sama sekali.

 = = =

"Istri saya pernah minta kirimi uang Rp 10 juta untuk keperluan biaya makan sehari dan masih sisa Rp 1 juta 200 saat ia meninggal, artinya nafkah tidak kurang dan kami juga tidak ada masalah apa-apa dalam keluarga," jelasnya.

"Sebelum ditemukan meninggal kami juga masih sempat video call bersama istri dan anak saya," katanya menambahkan,

Ia mengatakan, ‎apabila ini murni bunuh diri dirinya merasa ikhlas, namun jikalau ini ada indikasi dibunuh ia meminta dengan sangat kepada pihak kepolisian untuk diselesaikan dan diusut hingga tuntas.

"Intinya saya tidak yakin kalau istri saya bunuh diri dan meminta tolong dengan sangat kepada polisi untuk diusut tuntas," jelasnya.

Kasatreskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya penemuan mayat ibu dan anak dirumahnya Jalan Swadaya dan langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi ke RS Bhayangkara Palembang.

"Saat ini kita masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi," jelas Yon singkat.

Rina Nose Kian Mesra dengan Josscy Sang Tunangan, Ini Fakta Mereka, Jangan Kaget Lihat Perbedaannya!

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved