Cara Berdoa yang Benar Kepada Allah SWT Agar Doa Segera Dikabulkan dan Ketahui Waktu Mustajabnya
Dalam berdoa kepada Allah SWT memiliki tata cara yang baik dan benar, sehingga doa yang kita panjatkan Insyaallah segera dikabulkan.
Penulis: Feny Maulia Agustin | Editor: Welly Hadinata
- Waktu sahur, waktu menjelang shubuh karena ketika itu Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa.
- Waktu di hari Jum’at, bisa jadi saat duduk imam di antara dua khutbah, bisa jadi pula ba’da Ashar sampai tenggelam matahari.
- Bulan Ramadhan yang penuh berkah
- Pada hari Arafah (9 Dzulhijjah), karena sebaik-baik do’a adalah doa pada hari Arafah.
- Doa antara adzan dan iqamah.
- Doa selesai shalat lima waktu, bisa jadi setelah salam (bada dzikir), bisa jadi di akhir tahiyat sebelum salam.
3. Menghadap Kiblat sambil Mengangkat Tangan
Sebagai mana hadits dari Jabir radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di Padang Arafah, beliau menghadap kiblat, dan beliau terus berdoa sampai matahari terbenam. (HR. Muslim)
Dari Salman radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Tuhan kalian itu Malu dan Maha Memberi. Dia malu kepada hamba-Nya ketika mereka mengangkat tangan kepada-Nya kemudian hambanya kembali dengan tangan kosong (tidak dikabulkan).” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi dan beliau hasankan)
Cara mengangkat tangan:
Ibnu Abbas radhiallahu’anhu mengatakan, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berdoa, beliau menggabungkan kedua telapak tangannya dan mengangkatnya setinggi wajahnya (wajah menghadap telapak tangan). (HR. Thabrani)
4. Memulai dengan pujian kepada Allah dan Bershalawat Atas Nabi SAW
Bagian dari adab ketika memohon dan meminta adalah memuji Dzat yang diminta.
Demikian pula ketika hendak berdoa kepada Allah.
Hendaknya kita memuji Allah dengan menyebut nama-nama-Nya yang mulia (Asma-ul husna).