Piala Presiden 2019

SEDANG BERLANGSUNG! Link Live Score dan Live Streaming Persela Lamongan vs Madura United, Big Match

SEDANG BERLANGSUNG! Link Live Score dan Live Streaming Persela Lamongan vs Madura United, Big Match

Penulis: adi kurniawan | Editor: Ahmad Sadam Husen
Instagram @perselafc
para pemain Persela Lamongan saat berlatih bersama. 

Di babak penyisihan, Aji sempat absen karena harus mengikuti kursus tersebut.

"Pastinya lebih nyaman dengan adanya coach Aji, kami bisa melakukan persiapan dengan lebih detail untuk babak 8 besar menghadapi Madura United ini," tegas Eky.

Di kubu Madura United, mereka akan mengalami kehilangan cukup besar dengan absennya Greg Nwokolo.

Greg akan absen lantaran mengalami cedera hamstring.

Dia mengalami cedera itu saat membela Timnas Indonesia melawan Myanmar (25/3/2019). Di laga itu, dia ditarik pada menit ke-49 dan diganti dengan Ilija Spasojevic.

"Greg tidak bisa main karena kondisinya fifty-fifty. Dia baru bermain di Myanmar saat membela Timnas Indonesia," kata Dejan Antonic, pelatih Madura United, dalam jumpa pers jelang laga, Sabtu (30/3/2019).

"Saya tidak akan mengambil risiko dan membuat cedera Greg semakin parah. Hanya Greg saja yang akan absen. Kondisi pemain lain sudah baik dan siap. Kami semua sudah melakukan persiapan sepekan ini," imbuhnya.

Tanpa Greg, trisula Madura United sudah pasti dihuni Andik Vermansah dan Aleksandar Rakic. Satu slot dalam trio pemain lini depan masih kosong. Dejan mengaku sudah menyiapkan pengganti sepadan dengan absennya penyerang naturalisasi asal Nigeria itu.

Madura United masih memungkinkan menurunkan beberapa pemain sebagai penyerang sayap.

Di antaranya adalah Beto Goncalves, Engelberd Sani, atau Slamet Nurcahyo.

Saat Greg absen, Madura United kerap memainkan Alfath Faathier yang notabene bek sayap, sebagai penggantinya.

"Kami sudah ada gambaran lain. Siapapun pengganti Greg, pasti punya semangat besar dan kerja keras untuk Madura United. Saya yakin semua pemain di tim ini siap untuk bertanding," ucap pelatih asal Serbia itu.

Meski begitu, Laskar Sappe Kerap menilai Persela bukan lawan yang mudah ditaklukkan.

Secara khusus, Antonic menyoroti regulasi bila kedua tim bermain imbang hingga waktu normal berakhir (90 menit), pertandingan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti.

"Saya setuju dengan regulasi tersebut. Sebab, mungkin masih ada pemain yang belum sepenuhnya fit, jadi tidak masalah langsung adu penalti kalau memang laga masih imbang," ucapnya.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved