News Video Sripo

Video Aksi Jatanras Polda Sumsel Amankan 41 Orang Diduga Jukir Liar dan Preman

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Subdit Jatanras melakukan operasi pekat dalam rangka menindak Jukir liar, premanisme.

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rangga Efrizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Subdit Jatanras melakukan operasi pekat dalam rangka menindak Jukir liar, premanisme.

Razia tersebut menyasar sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kolonel Atmo, Jalan Dempo, Seputaran Masjid Agung, PS Mall, dan Jalan Merdeka. Total 41 orang diamankan dalam razia tersebut.

Salah satu pelaku yang ditangkap bernama Rizki (20) mengaku baru sekali ini ditangkap dalam operasi pekat. Dirinya sehari-hari bekerja sebagai pengamen di area Pasar 16 Ilir dan sekitarnya.

"Aku kadang ngamen dewekan, kadang bareng kawan pak. Baru pertama inilah ditangkap. Sebelumnya tidak pernah. Apa lagi meres orang, saya gak mau maksa. Kalau mereka mau kasih saya ambil, kalaupun enggak ya sudah," akunya, Kamis, (28/3) di Polda Sumsel.

Sehari-hari Rizki mendapatkan uang sekitar Rp 85 ribu dari hasil mengamen. Uang tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari, dirinya tidak menyangka harus dibawa untuk dilakukan pendataan ke Polda.

"Hidup aku emang sehari-hari mengamen. Dari hasil ngamen itu dapatlah Rp 85 dalam satu Hari," jelasnya.

Hal serupa juga diugkapkan oleh Tomi seorang Juru Parkir di kawasan Dempo. Dirinya sudah menjadi tukang parkir sejak tahun 1998. Dari pengakuannya juga, dirinya baru pertama kali ditangkap.

"Kalau saya memang baru sekali inilah ditangkap. Kalau adek aku memang pernah ketangkap di sini. Dia seeing ikut aku. Lagian aku dak pernah meras pak. Kalau Mobil kadang Rp 2000 sampai Rp 5000 tergantung dikasihnyo. Duitnyo untuk anak bini," jelasnya.

Sementara, Katim Resmob Polda Sumsel, Iptu Alfredo membenarkan penangkapan para jukir, pengamen, dan preman di beberapa titik wilayah Kota Palembang.

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved