Penjelasan Kemendagri Terkait WNA Punya e-KTP dan Masuk DPT ? dan Bedanya dengan Milik WNI

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan SipilKementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, E-KTP milik GC dipastikan benar ada.

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Ilustrasi: e-KTP yang telah selesai dicetak. 

"Yang keliru adalah datanya B, input-nya menggunakan data (NIK) GC," kata dia.

Terancam Tak Menikah! Ini Prediksi Mbah Mijan 1 Tahun Lalu Untuk Luna Maya yang Kini Jadi Kenyataan

Tak Terdeteksi! Begini Cara Melihat Instagram Stories Orang Lain Diam-Diam, Gak Bakal Ketahuan

Oleh karena itu, dipastikan bahwa nama GC tak ada dalam DPT.

Sebelumnya, KPU juga telah memastikan hal ini.

 
"KTP ini (GC) disebut, dipublikasikan, kemudian seolah-olah ini masuk dalam DPT. Kemudian KPU melakukan penelusuran bahwa di dalam DPT, NIK ini (GC) atas nama Bapak (B)," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Demikian pula jika dicek di Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP 4), NIK yang diisukan milik GC ternyata tak menunjukkan nama GC, melainkan nama B.

DP 4 sendiri merupakan data dari Kementerian Dalam Negeri yang menjadi rujukan KPU dalam menyusun DPT pemilu.

"Poin pentingnya adalah Bapak GC dengan nomor induk kependudukan (NIK) itu tidak ada di DPT Pemilu 2019," ujar Viryan.

Informasi soal ini mereka setelah beredar foto KTP elektronik ataue-KTP seorang Warga Negara Asing ( WNA) asal China berinisial GC.

Dari foto yang beredar, KTP-el GC tercantum dengan NIK 320*************. Dalam foto itu, GC disebut tinggal di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Konferensi pers Kemendagri soal isu WNA punya e-KTP ()
Konferensi pers Kemendagri soal isu WNA punya e-KTP () ()

Beda e-KTP dengan Milik WNI

Halaman
1234
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved