Bacaan Solat Dhuha, Niat dan Tata Cara Serta Manfaatnya Bagi Wanita
Bacaan Solat Dhuha, Niat dan Tata Cara Serta Manfaatnya Bagi Wanita salah satunya dilimpah rezeki dan ganjaran surga.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM-Manfaatkan dan hikmah Solat atau Sholat (salat dalam KBBI) sangat besar dan ibadah berlangsung beberapa jam sejak matahari terbit hingga condong ke Barat. Maka perlu mengetahui bacaan Solat Dhuha, Niat dan Tata Cara Serta Manfaatnya Bagi umat Islam dan khususnya Wanita.
Seperti diketahui, siapa yang rajin Solat Dhuha, dosanya diampuni meski sebanyak buih dilautan. Pertanyaannya bagaimana agar Sholat (solat) itu diterima? maka ada Tata Cara yang baik dan benar agar lebih afhol.
Hal ini sudah ditetap dalam Hadist Nabi bagaimana melaksanakan Tata dan Cara serta melafazkan bacan niat dari Sholat Dhuha:
“Siapa yang dapat melaksanakan shalat dhuha dengan kontiniu, niscaya akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu layaknya sebanyak buih lautan.” (HR. Tirmidzi)
Nah dari Hadist di atas sudah jelas manfaatnya. Sehingga kita sebagai Umat Islam, bisa sebanyak mungkin melaksanakan Solat Dhuha ini dengan baik dan benar sesuai dengan Bacaan Solat Dhuha, Niat dan Tata Caranya yang akan disajikan diakhir dari tulisan ini. Karena sebelumnya sebagai sesama Umat Muslim harus tahu dulu apa saja manfaaf dan hikmah yang didapatkan dari solat Dhuha.
===
Manfaat dan Keutamaan Solat Dhuha:
1. Orang yang Solat Dhuha akan mendapatkan rahmat dari Allah
Hal ini djelas dalam Hadist Nabi SAW." Orang yang mengerjakan sholat dhuha tidak termasuk orang lalai," (HR Al Baihaqi dan An Nasai)
2. Dibangunkan Sebuah Rumah di Surga
Dalil tentang ini, disebutkan dalam hadist Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam: “Barang siapa yang shalat dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami’ No. 634)
3. Diberikan Rezeki yang Melimpah bagi wanita dan pria
Allah akan mencukupkan rezeki bagi yang melaksanakannya, wanita yang melaksanakan Dhuha akan mendapatkan keberkahan tidak hanya bagi dirinya, tetapi bagi keluarga dan suaminya jika sudah menikah.Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “ Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad/Shahih Al-Jami:4339).
4. Menyehatkan tubuh bagi wanita akan terlihat lebih cantik
Bagi wanita, hal ini akan sangat menyehatkan, sebab kulit yang tersentuh air wudhu yang suci lagi menyucikan itu, akan menambah kecantikan karena molekul air secara merata ke wajah kita. Tidak hanya wanita sebenarnya tetapi bagi kaum pria.
Sebab, waktu dhuha dilakukan saat di pagi hari hingga menjelang siang, seperti itu pula olahraga akan menyahatkan tubuh. Apalagi gerakan-gerakan solat tersebut memang berguna untuk kesehatan, baik itu itu organ luar, maupun organ dalam terutama jantung dan paru-paru.
hadits yang berbunyi, ketika Abdullah bin Syaqiq bertanya kepada Aisyah ra, “Apakah Rasulullah saw melaksanakan shalat dhuha?” Aisyah menjawab, “Tidak, kecuali jika beliau pulang dari berpergian.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini dapat dipahami, Rasul tidak melakukan setiap hari karena khawatir menjadi beban dan dianggap wajib oleh umatnya. Terlebih justru ada beberapa hadits yang menyatakan motivasi untuk mendawamkannya, seperti hadits yang berbunyi, “Siapa yang dapat melaksanakan shalat dhuha dengan kontiniu, niscaya akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu layaknya sebanyak buih lautan.” (HR. Tirmidzi). Dalam hadits yang lain ditegaskan, “Tidaklah menjaga shalat dhuha, kecuali orang yang banyak bertaubat kepada Allah (al-awwabin).” (HR. al-Hakim )
5. Mendapatkan Pahala seperti Orang Pergi Haji dan Umroh
Nah Keutamaan lainnya karena solat Dhuha memang istimewa telah didahului shalat subuh berjamaah dan dzikir hingga terbit Matahari, makanya seperti mendapat pahala seperti pergi haji dan umroh.
Diriwayatkan Anas bin Malik ra, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: " Barangsiapa melaksanakan shalat subuh berjama’ah kemudian ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga terbit Matahari, lalu ia mengerjakan shalat dua rakaat, maka ia seperti memperoleh pahalanya haji dan umroh.” (HR. Tirmidzi No. 586)
6. Termasuk dalam golongan orang yang awwabin atau orang yang taat
Keutamaan sholat dhuha adalah termasuk dalam shalat awwabin, yaitu sholatnya orang-orang yang taat. Rutin mengerjakan shalat dhuha menjadikan seseorang dicatat sebagai orang-orang yang taat.
Abu Hurairah ra meriwayatkan hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “ Tidaklah seseorang menjaga shalat sunnah dhuha melainkan ia adalah awwab (orang yang kembali taat). Sholat dhuha ini adalah shalat awwabin." (HR. Ibnu Khuzaimah)
===
Waktu Mengerjakan Sholat Dhuha
Nah teman-teman dan sobat sekalian, kita semua harus tahu kapan waktunya untuk mengerjaan Sholat atau solat Dhuna ini.
Waktu Mengerjakan Sholat Dhuha
Waktu sholat dhuha berlangsung beberapa jam, dimulai sejak Matahari terbit (naik) hingga condong ke barat. Waktu sholat dhuha sendiri terbagi menjadi dua bagian:
1. Awal Mengerjakan Solat atau Sholat Dhuha
Dimulai 20 menit setelah Matahari terbit. Ini sesuai dengan keterangan hadis yang diriwayatkan oleh ‘Amr bin ‘Abasah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Kerjakanlah shalat subuh kemudian tinggalkanlah shalat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud (menyembah Matahari).” (HR. Muslim)
2. Akhir mengerjakan solat atau Sholat Dhuha
Akhir sholat dhuha ini adalah 15 menit sebelum masuk waktu sholat zhuhur.
Namun waktu terbaik atau utama mengerjakan sholat dhuha adalah di waktu yang akhir atau seperempat siang, yaitu dalam keadaan yang semakin panas. Itu sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Zaid bin Arqam.
Zaid bin Arqam melihat orang-orang mengerjakan shalat dhuha (di awal pagi). Dia berkata, “ Tidakkah mereka mengetahui bahwa shalat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Shalat orang-orang awwabin (taat; kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan’.” (HR. Muslim)
Bacaan, Niat dan Tata Cara
1. Berapa rakaat Solat Dhuha
Solat atau Sholat sunnah dhuha paling sedikit dikerjakan sebanyak 2 rakaat. Namun sebagian ulama tidak membatasi. Ada yang mengatakan 12 rakaat, ada yang yang mengatakan bisa lebih banyak lagi hingga waktu dhuha habis.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri kadang mengerjakan sholat dhuha 4 rakaat. Tetapi beliau pernah melaksanakan shalat dhuha hingga 8 rakaat. Ini sesuai dengan hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berikut:
Dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib, " Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan sholat dhuha sebanyak 8 rakaat. Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam." (HR. Abu Dawud)
2. Hukum Solat Dhuna
Pertama, Shalat Dhuha merupakan shalat sunnah mu’akkadah, seperti shalat sunnah Fajar, shalat rawatib, ibadah qurban, aqiqah, dan lainnya. Ia bukan wajib atau fardhu. Karena ia berkonotasi hukum sunnah, maka pemahaman kita adalah, jika dilakukan mendapatkan pahala yang agung dan jika tidak dilakukan maka tidak apa-apa.
Pertanyaan apakah harus setiap hari?
“Apakah Rasulullah saw melaksanakan shalat dhuha?” Aisyah menjawab, “Tidak, kecuali jika beliau pulang dari berpergian.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini dapat dipahami, Rasul tidak melakukan setiap hari karena khawatir menjadi beban dan dianggap wajib oleh umatnya.
3. Bacaan Niat Solat (Sholat) Dhuna
USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya: “ Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”
4. Tata Cara
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat
Untuk tata cara sholat dhuha 2 rakaat adalah sebagai berikut:
- Niat sholat dhuha
- Takbirotul Ihram
- Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah Ad-Dhuha
- Ruku’ dengan tuma’ninah
- I’tidal dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah As-Syams
- Ruku’ dengan tuma’ninah
- I’tidal dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
- Salam
- Membaca doa sholat dhuha
Doa Sholat Dhuha
Sebenarnya tidak ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam setelah selesai sholat dhuha. Sehingga dalam kitab-kitab Fiqih, para ulama sama sekali tidak mencantumkan doa sholat dhuha.
Namun ada satu doa sholat dhuha yang populer dipanjatkan oleh kaum Muslim di seluruh dunia. Seperti dijelaskan sebelumnya, doa ini bukanlah berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
ALLAHUMMA INNADHDHUHA-A DHUHA-UKA, WALBAHAA-ABAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWAATUKA, WAL QUDROTA QUDROTUKA, WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA.
ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRON FAYASSIRHU, WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIiN.
Artinya: “ Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.
Demikian yang dapat kami sajikan, berdasarkan beberapa sumber. Solat Dhuha memang perlu dijalankan karena banyak manfaatnya bagi kita selain amal ibadah dan ganjaran yang diberikan Allah SWT, dalam tataran hikmah yang kita dapat adalah berkah kesehatan dan kecantikan bagi kaum wanita yang secara tulus dan iklash mengerjakaan. Mari dengan melafazkan Basmalla kita kerjakan solat ini dengan tulus dan iklas.
===
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bacaan-solat-dhuha-niat-dan-tata-cara-serta-manfaatnya-bagi-wanita.jpg)