Berita Musi Banyuasin

Pemkab Muba Jajaki Kerjasama dengan PT Generasi Bangsa untuk Penyediaan Lampu Penerangan

Pemkab Muba menjajaki kerjasama dengan PT Generasi Bangsa Indonesia untuk penggantian lampu penerangan jalan umum dan perkantoran.

Pemkab Muba Jajaki Kerjasama dengan PT Generasi Bangsa untuk Penyediaan Lampu Penerangan
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sekda Muba Drs Apriyadi MSi ketika memimpin rapat terkait penjajakan kerja sama. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU--Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berupaya menghasilkan energi hijau yang terbarukan.

Kali ini Pemkab Muba menjajaki kerjasama dengan PT Generasi Bangsa Indonesia untuk penggantian lampu penerangan jalan umum, fasilitas umum dan perkantoran.

Dimana penjajakan kerja sama tersebut dilakukan dengan Metoda EPC atau pembiayaan bertahap selama 5 hingga 20 tahun.

"Kami selaku perusahaan pemrakarsa yang menawarkan jasa penggantian menyeluruh lampu PJU dengan Metode EPC atau pembayaran bertahap yang menjamin biaya energi yang rendah, biaya investasi, biaya perawatan dan teknologi smartcity untuk PJU," kata perwakilan PT Generasi Bangsa Indonesia (Gasindo) Aria saat persentasi di hadapan Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi di Ruang Rapat Randik, Selasa (26/2).

Dijelaskannya, kerjasama ini memegang prinsip saling menguntungkan, apabila study energi menghasilkan angka negatif atas ROI proyek pergantian lampu penerangan maka Pemkab Muba dibebaskan dari segala biaya study energi yang dikeluarkan PT Generasi Bangsa Indonesia.

Bawaslu Sumsel Periksa Sejumlah Kepala Daerah Terkait Netralitasnya Jelang Pemilu 2019

Rudapaksa Anak Tirinya, Bapak di Empatalwang Ini Diamankan Polisi

Pejalan Kaki Keluhkan Minimnya Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan Jenderal Sudirman Palembang

Namun apabila ROInya angka positif maka seluruh biaya yang dikeluarkan akan mengikuti ketentuan Perpres Nomor 38 Tahun 2015 tentang erjasama pemerintah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur.

"Ini merupakan solusi pembiayaan terbaik untuk mengurangi pemakaian energi tanpa mengurangi kualitas dan standar pencahayaan yang ada. Kami juga menjamin bahwa lampu tidak akan padam 2x24 jam jika terjadi kami akan dikenakan pinalti," ungkapnya.

Menanggapi persentasi tersebut, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan Pemkab muba menginginkan lampu jalan ini dinikmati semua orang namun kenyataan di lapangan banyak yang tidak hidup (rusak tidak dilaporkan).

Hal ini merugikan Pemerintah yang setiap bulan membayar tagihan PLN berdasarkan jumlah titik lampu bukan jumlah pemakaian.

"Seteleh mendengar persentasi tadi, kami tertarik membangun kerjasama dengan PT Gasindo dikarenakan tidak membebani APBD. penawaran yang diajukan ini akan kami dipelajari dahulu,"jelasya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved