Bek Tengah Liverpool, Virgil van Dijk Ternyata Pernah Jadi Tukang Cuci Piring

Virgil van Dijk memiliki perjalanan karier panjang sebelum menjadi andalan Liverpool dan berstatus sebagai bek termahal dunia.

Bek Tengah Liverpool, Virgil van Dijk Ternyata Pernah Jadi Tukang Cuci Piring
TWITTER.COM/LFC
Virgil Van Dijk (tengah) 

SRIPOKU.COM - Bek tengah Liverpool, Virgil van Dijk, mengisahkan perjuangan masa lalu pada awal karier sebagai pemain sepak bola.

Virgil van Dijk memiliki perjalanan karier panjang sebelum menjadi andalan Liverpool dan berstatus sebagai bek termahal dunia.

Berita Lainnya:
Tanpa Virgil van Dijk, Liverpool Terancam Bola Udara Bayern Muenchen
Punya Pengalaman Jadi Striker, Virgil van Dijk Pernah Cetak Dua Gol dalam Satu Laga

Rute perjalanan Virgil van Dijk dimulai ketika usianya menginjak 17 tahun, ketika ia memutuskan meninggalkan kampung halamannya, Kota Breda, untuk pindah ke Kota Tilburg pada 2008.

Di Tilburg, Virgil van Dijk masuk ke akademi klub Liga Belanda, Willem II, hingga 2010.

Namun, pemuda berdarah Suriname ini tidak mengalami perkembangan signifikan seturut permasalahan fisik terutama di bagian kakinya.

Akhirnya Van Dijk hijrah ke FC Groningen, sekitar 261,7 km ke arah utara dari Kota Tilburg.

Keputusan untuk pindah membawa berkah bagi bek berpostur 1,93 sentimeter tersebut, sebab Van Dijk menemukan posisi tetap yang ia mainkan hingga saat ini, bek tengah.

Berada di Groningen selama 2008-2013 ternyata masih membekas dalam pikiran sang pemain.

Kala itu, Van Dijk ingat bahwa dengan gaji yang didapat, ia tak perlu lagi bekerja sebagai pencuci piring seperti saat membela Willem II.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved