Breaking News

Bertempat di Bill Graham Civic Auditorium, San Francisco Samsung Resmi Luncurkan Trio Galaxy S10

Galaxy S10 dan S10+ merupakan ponsel Samsung pertama yang memiliki fingerprint sensor dalam layar, pertama menggunakan Snapdragon 855, dan pertama unt

Editor: Budi Darmawan
(Kompas.com/Reza Wahyudi)
Galaxy S10 resmi meluncur, Rabu (20/2/2019) waktu setempat di San Francisco, Amerika Serikat. 

Khusus untuk S10+, terdapat kamera selfie kedua dengan resolusi 8 MP dengan aperture f/2.2 untuk live focus. Kamera selfie pada tiga lini Galaxy S10 ini memiliki fitur dual pixel autofocus untuk hasil video yang lebih baik.

Pemindai sidik jari di layar

Hasil gambar untuk pemindai sidik jari samsung galaxy s10

Fitur fingerprint scanner juga menjadi pembeda. Fitur pengaman tersebut terletak di dalam layar untuk Galaxy S10 dan S10+. Sedangkan pemindai sidik jari Galaxy S10e ditempatkan di tombol power, yang terletak di sisi kanan ponsel.

Fitur in-display fingerprint pada S10 dan S10+ disebut Samsung menggunakan teknologi ultrasonik yang diklaim lebih aman dan cepat dengan bekerja mendeteksi denyut nadi pengguna.

Debut pemindai sidik jari dalam layar di Galaxy S10 ini bersamaan dengan ditiadakan fitur sekuriti Iris Scanner. Namun jangan khawatir, Samsung tetap menyertakan fitur face unlock dalam Galaxy S10.

Baterai Samsung Galaxy S10

 

Hasil gambar untuk baterai samsung galaxy s10

Perbedaan lain terletak pada kapasitas dayanya. Baterai Galaxy S10 dan S10, berturut-turut, berkapasitas 3.400 mAh dan 4.100 mAh. Sementara baterai Galaxy S10e dayanya lebih kecil, sebesar 3.100 mAh.

Yang menarik, Galaxy S10 mempunyai kemampuan

reverse wireless charging, alias dicas dan mengecas daya secara nirkabel.

Ini berarti Galaxy S10 bisa digunakan untuk mengecas perangkat lain, seperti earphone bluetooth atau ponsel lain. Samsung menyebutkan kemampuan dengan julukan Wireless Power Share.

Chipset dan RAM

Di sektor dapur pacu, Samsung membekali Galaxy S10 dengan dua chipset yang berbeda, yaitu Exynos 9820 dan Snapdragon 855, tergantung di mana perangkat tersebut dipasarkan. Indonesia biasanya kebagian chip model Exynos.

Samsung mengklaim berkat chip terbaru yang menggunakan fabrikasi 8 nm tersebut membuat kinerja seluruh model Galaxy S10 meningkat. Dari sisi sektor CPU meningkat 10 persen dan 25 untuk peningkatan kinerja GPU ketimbang chipset generasi sebelumnya.

Dua jenis chipset tersebut dipadukan dengan tiga pilihan RAM, yaitu 6 GB, 8 GB, dan 12 GB. Sedangkan memori internal Galaxy S10 berkapasitas 128 GB, 512 GB, dan 1 TB. Samsung tidak lagi menawarkan memori internal 64 GB seperti di lini Galaxy S9.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved