5 Penjegal Terbaik Liga Inggris Musim Ini, Tak Ada Perwakilan dari The Big Six
Klub anggota The Big Six Liga Inggris boleh berbangga dalam hal klasemen, tetapi tak ada salah satu pemain mereka yang duduk di urutan lima besar soal
SRIPOKU.COM - Klub anggota The Big Six Liga Inggris boleh berbangga dalam hal klasemen, tetapi tak ada salah satu pemain mereka yang duduk di urutan lima besar soal menjegal lawan.
Klub-klub besar Liga Inggris masih menempati tangga-tangga teratas klasemen hingga gameweek ke-26.
Berita Lainnya:
• Klasemen Liga Inggris sejak Kedatangan Solskjaer, Manchester United Teratas
• Jadwal Pertandingan Pekan ke-27 Liga Inggris 2018-2019, BIG MATCH Manchester United vs Liverpool
Secara berurutan, Manchester City, Liverpool, Tottenham Hotspur, Manchester United, Arsenal, dan Chelsea menghuni zona Liga Champions dan Liga Europa.
Keenam tim yang disebut The Big Six itu juga menunjukkan kedigdayaannya dalam hal menyerang.
Hal itu ditunjukkan dengan keberadaan sembilan pemain The Big Six di daftar pencetak gol.
Mereka adalah Sergio Aguero (17 gol), Mohamed Salah (17), Pierre-Emerick Aubameyang (15), Harry Kane (14), Eden Hazard (12), Sadio Mane (12), Raheem Sterling (12), Paul Pogba (11), dan Son Heung-min (11).
Hanya, dari sisi pertahanan, klub-klub The Big Six tak punya sosok-sosok yang lebih rajin dalam menghentikan serangan.
Lantas, siapakah "para juru jegal" andal di Liga Inggris sejauh ini.
Berikut 5 penjegal terbaik Liga Inggris menurut data dari laman resmi Premier League yang dikutip BolaSport.com per 15 Februari 2019.
5. Joao Moutinho
Pengalaman panjang bersama FC Porto, Sporting CP, dan AS Monaco, membuat Wolverhampton Wanderers tak ragu meminang Joao Moutinho musim ini.
Meskipun kini usianya sudah 32 tahun, peran Moutinho di lini tengah Wolves tak tergantikan.
Catatan 86 tekel yang ia lakukan untuk menghentikan serangan lawan, nyatanya cukup berandil dalam mengantarkan Wolves melesat ke urutan tujuh klasemen Liga Inggris.
4. Wilfred Ndidi
Leicester City memang kehilangan N'Golo Kante yang lepas ke Chelsea pada musim panas 2016.
Namun, keputusan mereka memboyong Wilfred Ndidi dari KRC Genk setahun sesudahnya seperti mulai kelihatan hasilnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/logo-liga-inggris.jpg)