Mengungkap Fakta Abu Bakar Baasyir Mendadak Dibebaskan Dari Penjara Setelah Jalani Hukuman 9 Tahun

Abu Bakar Baasyir bebas dari penjara. Napi terorisme Abu Bakar Baasyir akan dibebaskan dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Lapas Gunung Sindur

Mengungkap Fakta Abu Bakar Baasyir Mendadak Dibebaskan Dari Penjara Setelah Jalani Hukuman 9 Tahun
ISTIMEWA
Abu Bakar Baasyir 

Yusril menjelaskan bahwa presiden sudah yakin bahwa Abu Bakar Baasyir bisa dibebaskan dari lapas, dan alasan itu terkait kemanusiaan.

Ia juga mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan Abu Bakar Baasyir sebelumnya.

"Mengingat usia beliau sudah 81 tahun dalam keadaan sakit dan membutuhkan perawatan, ingin sekali dekat keluarganya. Beliau (Abu Bakar Baasyir) mengatakan tidak terima tamu-tamu pun tidak apa-apa, yang penting sama keluarga. Beliau juga mengatakan tidak akan ceramah di mana-mana, jadi fokus untuk istirahat sebagai orangtua," ungkapnya.

Seperti ini kondisi Abu Bakar Baasyir terkini yang sudah 9 tahun dipenjara yang diunggah oleh akun Twitter @PBB2019.

Jumat (18/1/2019), berikut Tribunnews.com merangkum fakta dan tanggapan terkait disetujuinya surat pembebasan Abu Bakar Baasyir oleh Jokowi:

1. Alasan Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir

Presiden Jokowi menyatakan salah satu alasan dirinya memyetujui pembebasan Abu Bakar Baasyir adalah karena alasan kemanusiaan.

"Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan, artinya Beliau kan sudah sepuh (tua). Ya pertimbangannya pertimbangan kemanusiaan. Karena sudah sepuh. Termasuk ya tadi kondisi kesehatan," kata Jokowi seusai meninjau Pondok Pesantren Darul Arqam, di Garut, Jumat (18/1/2018) seperti dilaporkan Kompas.com. 

Jokowi mengakui, keputusannya untuk menyetujui pembebasan Baasyir ini adalah hasil diskusi dengan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra.

Namun, ia juga menegaskan bahwa sebelumnya sudah ada diskusi yang panjang di internal pemerintah.

Halaman
1234
Editor: Siti Olisa
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved