Breaking News:

Berita Palembang

Menteri ESDM: Cadangan BBM Bisa Sampai 21 Hari, Tak Sebabkan Kelangkaan BBM Secara Nasional

Calon presiden, Prabowo Subianto menyebut stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia hanya mampu bertahan dalam jangka waktu 20 hari.

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Menteri Jonan saat melakukan kunjungan kerja ke Pertamina RU III Plaju Palembang, Kamis (17/1/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Calon presiden, Prabowo Subianto menyebut stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia hanya mampu bertahan dalam jangka waktu 20 hari.

Pernyataan tersebut disampaikan capres no urut 02 dalam acara pidato kebangsaan di Jakarta, Senin (14/1/2019) lalu.

Pernyataan tersebut dibantah oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan.

Ia menyebut cadangan BBM mencapai 21 hari, bukan 20 hari seperti yang diungkap ketua umum Partai Gerindra tersebut.

Disnaker Kota Palembang Komitmen Kurangi Angka Kasus Perselisihan Antara Perusahaan dan Pekerja

Ala Selebgram Rizky Amelia, 5 Referensi Model Kebaya Modern ini Cocok untuk Kondangan

Tak Hanya Ganti Semua Lampu Jalan Dengan LED, PERA KP Bisa Pantau Hidup Tidaknya Lampu Lewat HP

"Kalau BBM itu betul kurang lebih seperti itu. Tergantung jenis ada yang kerosin, ada yang avtur, pertaseries, premium dan sebagainya. Untuk rata-rata kurang lebih 21 hari, kecuali minyak tanah mungkin lebih panjang," katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Pertamina RU III Plaju Palembang, Kamis (17/1/2019).

Menurut Jonan, cadangan 21 hari itu diperuntukkan bagi BBM jadi atau siap beredar.

Banyaknya cadangan bergantung pada tempat penampuangan dan biaya yang dikeluarkan. Kendati demikian ia mengklaim sejauh ini tidak pernah terjadi kelangkaan BBM di pasaran.

Diam-Diam Sriwijaya FC Minati Cristian Gonzales

Hernia atau Saraf Kejepit Dominasi Kunjungan Pasien Terapi di RSMH Palembang

Download Lagu Luruh Isyana Sarasvati dan Rara Sekar, Lengkap dengan Lirik Lagu dan Video Klip

"Kalau untuk ditambah lebih panjang bisa saja, tetapi kan ongkosnya lebih besar karena biaya persediaannya akan lebih besar, harus membangun tempat penampungan baru dan sebagainya, kan tidak perlu sampai seperti itu," tegas Jonan.

Jonan menambahkan, selama ini, pasokan BBM selama 21 hari tak menimbulkan masalah.

Bahkan realisasi pasokan BBM masih berjalan normal dan seluruh stok BBM tidak mengalami pengurangan.

"Selama ini Pertamina misalnya, itu kan impornya, kapalnya bisa datang tiap hari. Jadi 21 hari ini cadangannya tidak masalah. Loh selama ini apakah masalah? secara nasional pasokan BBM juga tidak bermasalah kan," katanya.

===

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved