Jembatan Musi IV Uji Coba Dua Hari, Catat Tanggal dan Rekayasa Lalulintasnya Agar tak Terjebak Macet

dioperasikan secara resmi Jembatan Musi IV Palembang, terlebih dahulu akan dilaksanakan rekayasa lalu lintas yang rencanakan dilakukan selama dua hari

Jembatan Musi IV Uji Coba Dua Hari, Catat Tanggal dan Rekayasa Lalulintasnya Agar tak Terjebak Macet
GRAFIS SRIPOKU.COM/ANTON
Sketsa rencana pengaturan lalulintas dua arah saat akan dilakukannya pengoperasian Jembatan Musi IV Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Siti Olisa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebelum dioperasikan secara resmi Jembatan Musi IV Palembang, terlebih dahulu akan dilaksanakan rekayasa lalu lintas yang rencanakan akan dilakukan selama dua hari yakni tanggal 3-4 Januari 2019 mendatang.

Sekertaris Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Supriyanto mengatakan, sebelum diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo jembatan musi IV akan dilakukan rekayasa lalulintas terlebih dahulu mulai dari ilur dan ulu.

"Jadi rekayasa lalu lintas nanti akan dilaksanakan selama 2 hari tanggal 3-4 Januari 2019, mulai pukul 06.00-20.00 wib. Pada hari tersebut masyarakat boleh melalui jembatan baik dari ilir maupun ulu," katanya, usai rapat koordinasi meliputi, Satlantas, Satpol-PP, Dishub, serta pihak kecamatan di Kantor Kontraktor Musi IV, Kamis (27/12/2018).

Jembatan Musi IV Jadi Wahana Santai Sore Warga Palembang

Jembatan Musi IV Palembang Diuji Beban Dengan 44 Mobil Dump Truk Total Berat 1.540 Ton

Berita Foto: Warga 14 Ulu Antusias Menunggu Dimulainya Uji Beban Jembatan Musi IV

Agus menjelaskan, pada rekayasa lalulintas mendatang yang harus diperhatikan oleh masyarakat yakni, masyarakat yang dari ulu akan diberlakukan satu arah jalan Naga Suwidak menuju atas jembatan, kemudian dari arah Ilir saat turun dari jembatan menuju Jalan KH Azhari, kearah Tangga Takat akan diberlakukan satu arah.

"Pemberlakuan satu arah ini dilakukan karena kondisi jalan KH Azhari menuju Tangga Takat, serta Jalan Naga Suwidak terlalu sempit, oleh karena itu harus diberlakukan satu arah," ujarnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, pemberlakuan satu arah serta rekayasa lalulintas nanti akan melibatkan semua kalangan baik itu Satpol-PP, Satlantas, Dishub, bahkan pihak Kecamatan baik ilir maupun ulu.

"Jadi nanti pada saat rekayasa akan ditempatkan petugas di setiap titik yang dianggap akan terjadi kepadatan kendaraan," ujarnya.

Sementara itu, PPK Jembatan Musi IV, Suwarno mengatakan pada soft launching ini akan dianalisa dan akan ditetapkan pola yang terbaik. "Dari uji coba selama 2 hari ini akan dievaluasi dan akan segera dilakukan pembukaan untuk umum," ujarnya.

Sedangkan untuk peresmian akan diundur pada Januari mendatang. "Dari sebelumnya direncanakan pada 29 Desember kembali diundur karena menyesuaikan dengan jadwal presiden. Insya allah Januari sudah diresmikan," ujarnya.

===

Penulis: Siti Olisa
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved